Home News Pasca Banjir, Masyarakat Gampong Lueng Bimba Terserang Gatal-Gatal
News

Pasca Banjir, Masyarakat Gampong Lueng Bimba Terserang Gatal-Gatal

Share
masyakata tampak tergenang lumpur saat berjibaku membersihkan material banjir bandang yang mengganingi rumahnya. Nurzahri | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Masyarakat korban banjir bandang di Gampong Lueng Bimba, Kecamatan Meurah Dua. Pidie Jaya, mulai terserang penyakit gatal-gatal pasca bencana alam, menerjang wilayah setempat.

Gatal-gatal disebakan faktor air banjir berwarna kecoklatan yang menggenangi permukiman penduduk, sejak Rabu 26 November 2025.

Keuchik Gampong Lueng Bimba Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Muhammad Ikhsan mengatakan, pasca bencana alam tersebut, wilayah perkampungan tersebut masih tergenang air banjir.

“Saat ini masyarakat mulai merasakan gatal akibat bagian tubuhnya selalu terendam air kotor ini,” kata Keuchik Muhammad Ikhsan, dalam keterangannya kepada popularitas.com, Selasa (2/12/2025).

Penyakit ekses banjir itu mayoritas menyerang bagian kaki maupun bagian tubuh lainnya.

“Ada yang kakinya bengkak, ruam-ruam dengan rasa gatal yang lumayan menggangu,” jelasnya.

Keuchik Lueng Bimba itu juga sempat meminta obatan-obatan kepada pihak posko untuk kemudian dibagikan ke masyarakat setempat.

“Orang kesehatan bilang, masyarakat yang menderita gatal-gatal agar mendatangi pihak kesehatan langsung,” jelasnya.

Dengan kondisi masyarakat sedang sibuk membersihkan rumah masing-masing ditambah badan lemas akibat kekurangan makanan dan air bersih tentunya sangat kesusahan untuk ke lokasi tersebut.

“Saya berharap agar obatan-obatan dapat diantar untuk disalurkan ke masyarakat Lueng Bimba,” pintanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim tenaga kesehatan (Nakes) untuk melakukan pengecekan kesehatan masyarakat di desa-desa.

“Sudah kita turun ke desa-desa. Dan saat ini tenaga Nakes kita (Pidie Jaya) juga merasakan musibah yang sama. Meski demikian para nakes tetap kita turunkan, makanya tidak maksimal,” jelas Wabup Hasan Basri.

Oleh karena itu, diapun meminta Keuchik maupun tokoh masyarakat untuk dapat menyampaikan keluhan-keluhan ke Posko di gedung Tgk Chik Pante Geulima, komplek perkantoran Bupati Pidie Jaya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version