POPULARITAS.COM – Bencana alam banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, sejak Selasa 25 November 2025 mengakibatkan ribuan rumah warga di dua kecamatan tertimbun material banjir.
Material bencana alam yang menggenangi rumah-rumah dan areal pemukiman warga itu berupa lumpur bercampur pasir dan akar dan batang pohon.
Wilayah-wilayah terparah yang tertimbun material banjir adalah desa-desa di Kecamatan Meureudu, Meurah Dua dan Ulim.
Seperti halnya Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu. Desa tersebut menjadi wilayah dengan dampak terparah akibat bencana alam tersebut.
Amatan popularitas.com, Jumat 28 November 2025, ratusan rumah warga di Gampong Blang Awe, tampak dipenuhi lumpur bercampur pasir.

Akses jalan terganggu akibat akar dan batang pohon yang terbawa arus banjir bandang memenuhi badan jalan dan rumah warga.
Mukhtar (60) salah seorang warga Blang Awe menyebutkan, banjir terjadi pada Selasa 25 November 2025 sekira pukul 22.00 WIB.
Banjir tersebut tak kunjung surut hingga ratusan rumah masyarakat semuanya dipenuhi lumpur bercampur pasir dan potongan batang pohon.
“Akar-akar pohon juga memenuhi kampung kami. Kami sangat kesulitan membersihkan lumpur dan akar pohon ini,” kata Mukhtar, Jumat (28/11/2025).
Jalan di gampong tersebut juga amblas ke sungai akibat diterjang banjir bandang. Mesjid di Gampong tersebut juga tampak dipenuhi lumpur dan akar pohon.
Hingga Jumat siang, masyarakat Gampong Blang Awe, secara mandiri tampak membersihkan material banjir bandang itu di rumah masing-masing.
Leave a comment