Home News Pembuat Senjata Rakitan di Aceh Jaya Ditangkap
News

Pembuat Senjata Rakitan di Aceh Jaya Ditangkap

Share
Kapolres Aceh Jaya AKBP Harlan Amir memperlihartkan senjata rakitan laras panjang yang diamankan Satreskrim Polres Aceh Jaya, Selasa (15/2/2021). (Antara)
Share

POPULARITAS.COM – Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kabupaten Aceh Jaya mengamankan seorang tersangka kasus pembuatan senjata rakitan yang berlokasi di Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng sabee, Aceh Jaya.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Harlan Amir, mengatakan pengungkapan kasus itu bermula ketika Satreskrim Polres Aceh Jaya mendapat laporan terkait adanya pengolahan emas menggunakan karbon aktif di wilayah tersebut pada Rabu (10/2) lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

Selanjutnya, Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya AKP Miftahuda Dizha Fezuon bersama tim langsung mendalami laporan itu dengan mendatangi tempat kejadian perkara di Dusun Kuala Bate Tutong, Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee.

“Di lokasi tim Satreskrim menemukan satu pucuk senjata rakitan laras panjang, satu peredam rakitan, satu magazin rakitan, satu magazin laras panjang yang sudah dipotong, dua peluru, dua pisau dan beberepa barang bukti lainnya,” kata Harlan Amir seperti dilansir laman Antara, Selasa (16/2).

Kemudian, dia melanjutkan, dari hasil penemuan itu satu orang tersangka yang diamankan berinisial RF (25) warga setempat, berstatus sebagai mahasiswa sesuai dengan kartu identias. Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kapolres, dari hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa tersangka sudah pernah menggunakan senjata itu untuk berburu. Kata dia, tersangka belajar membuat senjata dari situs-situs di internet.

“Tersangka pernah menggunakan senjata tersebut untuk berburu, dan setelah dilakukan pemeriksaan awal tersangka belajar merakit senjata tersebut dari internet, dan tersangka memang ada membuka bengkel di wilayah tersebut,” katanya.

Harlan menambahkan pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk kepemilikan amunisi, yang rencananya akan dikirimkan ke Pusat Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan untuk uji balistik.

Untuk tersangka dijerat dengan Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran

POPULARITAS.COM – Amnesty International Indonesia memberikan rapor merah terhadap situasi hak asasi...

News

Perbaikan Jembatan Blang Miro-Kumbang Pidie Jaya Ditargetkan Rampung November 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya mulai menangani kerusakan oprit dan badan jalan...

EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

Exit mobile version