Home News Pemerintah Aceh Disarankan Sediakan Uji Swab PCR di Seluruh RSUD
News

Pemerintah Aceh Disarankan Sediakan Uji Swab PCR di Seluruh RSUD

Share
DPRK Usulkan Pemko Uji Usap 5.000 Warga di Banda Aceh
Ilustrasi, Tes Swab, 54 Warga Lhokseumawe Negatif Corona. (popularitas/Risky)
Share

POPULARITAS.COM – Pengamat Kebijakan Publik Aceh Narsul Dr Nasrul Z ST M Kes menyarankan Pemerintah Aceh untuk menyediakan fasilitas uji sampel swab metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten/kota.

“Sudah sangat mendesak agar pemerintah Aceh segera menyediakan laboratorium swab PCR di seluruh RSUD yang ada di kabupaten/kota seluruh Aceh,” kata Nasrul seperti dilansir laman Antara, Selasa (15/9/2020).

Dia menjelaskan, akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus COVID-19 yang signifikan di Aceh. Sebelumnya hanya sekitar 100 kasus per hari, namun sekarang mulai melonjak sekitar 150 kasus per harinya.

“Kita tidak usah lagi melihat mengapa ini terjadi tapi saatnya sekarang mencari jalan keluar bagaimana melokalisir kasus positif COVID-19 di Aceh sehingga angka nya perlahan-lahan bisa diturunkan,” katanya.

Menurut Nasrul, Pemerintah Aceh segera harus mengalokasikan anggaran pembelian laboratorium sampel swab PCR di seluruh RSUD. Kata dia, harganya juga relatif murah hanya berkisar Rp1,5 hingga Rp2 miliar per unit.

“Kita tidak mau lagi mendengar cerita seperti kasus di Aceh Tenggara yang diswab tanggal 31 Agustus 2020 namun baru mendapat hasilnya 12 September 2020 dan ditemukan 18 warga yang diperiksa ternyata positif COVID-19,” katanya.

Keterlambatan seperti itu, lanjut Nasrul, hanya membuat penyebaran COVID-19 melalui transmisi lokal meningkat tajam. Secara eksponensial satu warga dari 18 kasus itu per harinya minimal dapat menyebarkan melalui interaksi ke 20 hingga 50 warga lainnya.

“Dan itu dilakukan oleh 18 warga Aceh Tenggara itu selama 12 hari. Oleh karena itu sangat mendesak laboratorium swab PCR di seluruh RSUD. Hal itu diperlukan daerah untuk dapat dilakukan percepatan lokalisasi dan isolasi klaster terpapar sehingga menekan angka penyebaran di daerah,” ujarnya.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

Exit mobile version