Home News Pemerintah Aceh Disarankan Tambah Nakes Untuk Tangani Covid-19
News

Pemerintah Aceh Disarankan Tambah Nakes Untuk Tangani Covid-19

Share
Sebuah kalimat penyemangat tertulis di hazmat salah satu tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). - Antara
Share

POPULARITAS.COM – Komisi V (bidang kesehatan) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyarankan Pemerintah provinsi setempat untuk menambah tenaga kesehatan (nakes) yang menangani COVID-19, mengingat kasus di “Tanah Rencong” terus meningkat.

“Kita dari pertama sudah memberikan saran dan masukan kepada Pemerintah Aceh, apabila paramedis atau nakes itu kurang, maka segera ditambah,” kata Ketua Komisi V DPRA M Rizal Falevi Kirani seperti dilansir laman Antara, Kamis (17/6/2021).

Falevi mengatakan, persoalan COVID-19 merupakan masalah serius yang benar-benar harus diperhatikan. Karena itu pihaknya sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah Rumah Sakit Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh selaku RS rujukan utama penanganan virus corona di Aceh.

“Karena kasus COVID-19 di Aceh sekarang ini meningkat terus, dan kita harapkan kalau nakesnya kurang, jangan segan-segan Pemerintah Aceh menambahnya,” ujar politikus Partai Nanggroe Aceh (PNA) itu.

Falevi menyampaikan, jika memang tidak ada tenaga kesehatan untuk direkrut, maka Pemerintah Aceh masih bisa mencari relawan yang bersedia memegang amanah tersebut.

Jika langkah itu dilakukan, kata Falevi, maka masyarakat Aceh yang bermasalah dengan kesehatan, baik itu karena COVID-19 maupun yang menderita penyakit biasa tetap tertangani secara baik.

“Kalau misalnya tidak ada nakes, maka rekrut saja relawan, saya pikir itu solusinya. Jadi tidak ada istilah masyarakat Aceh yang tidak terlayani dengan baik di rumah sakit,” kata Falevi.

Selain itu, Falevi juga mengingatkan kepada Pemerintah Aceh supaya tidak ragu menggunakan anggaran untuk kebutuhan alat kesehatan, sehingga nantinya semua ruangan di RSUDZA terisi fasilitas kesehatan yang memadai.

“Kita harap semua alat kesehatan terpenuhi dengan baik. Jadi tidak ada istilah tidak ada alat, kita tahu bersama bahwa uang untuk rumah sakit itu cukup besar, dan harus dimanfaatkan secara efektif,” demikian Falevi.

Untuk diketahui, sampai hari ini jumlah kasus terkonfirmasi positif di Aceh sudah mencapai 17.830 orang, diantaranya 13.337 sembuh, sebanyak 3.787 pasien dalam perawatan, dan yang meninggal 706 orang.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version