Home News Pemerintah putuskan perpanjangan status PPKM di Jawa-Bali
News

Pemerintah putuskan perpanjangan status PPKM di Jawa-Bali

Share
Kemendagri minta pemda stop beri perizinan pemanfaatan lahan di IKN
Dr Safrizal ZA, Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementrian Dalam Negeri RI
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah melalui Kementrian Dalam Negeri RI, putuskan perpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa-Bali, terhitung tanggal 22-28 Februari 2022.

Dalam keterangan resminya yang diterima media ini, Selasa (22/2/2022), Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementrian Dalam Negeri RI, DR Safrizal ZA mengatakan, perpanjangan PPKM di Jawa-Bali merupakan upaya penting untuk antisipatif penanggulangan Covid-19 ditengah merebaknya varian Omicron.

Perpanjangan masa PPKM ini, kata Safrizal, sebagai upaya transisi secara bertahap menuju endemi Covid-19 dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian.

Aturan perpanjangan PPKM itu, didasarkan hasil evaluasi atas indikator penyesuaian kesehatan masyarakat yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan RI.

Lewat Instruksi Mendagri tentang perpanjangan masa PPKM itu, sambungnya, empat kota dinaikkan statusnya ke level 4, yakni Cirebon, Kota Magelang, Kota Tegal dan Kota Madiun.

Dengan begitu, katanya, saat ini terjadi penurunan jumlah daerah di level 2, dari 58 daerah menjadi 28. Sementara level 3 terjadi kenaikan, jika sebelumnya ada 66 daerah, saat ini dalam Inmendagri itu meningkat menjadi 99 daerah.

Untuk Jawa dan Bali, terang Safrizal, yang juga merupakan Wakil Kepala Satgas Nasional Covid-19, level 1 tidak ada, dan level 4 yang Sebelumnya tidak terdapat dalam Inmendagri, saat ini jumlahnya menjadi 4 daerah.

Dengan lahirnya Inmendagri perpanjangan masa PPKM itu, maka operasionalisasi pasar tradisional, supermarket, mall dan kafe dibatasi pada pukul 21.00 WIB.

Mencermati perkembangan Covid-19 varian Omicron saat ini, ujarnya, pihaknya meminta agar pemerintah daerah terus menggencarkan vaksinasi dosis dua, dan percepatan vaksin booster. “Edukasi secara terus menerus kepada masyarakat agar displin protokol kesehatan,” tandasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Banyak bangunan liar, normalisasi Krueng Meureudu terkendala, Bupati Pidie Jaya : Saya harap warga bisa kerja sama

POPULARITAS.COM – Pemerintah pusat terus pacu percepatan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)...

News

Deviasi Realisasi APBA Masih 7,91 Persen, Abang Samalanga Warning Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, mengingatkan Sekretaris Daerah...

News

Teror Mencekam Makhluk Misterius di Film Korea Hope

POPULARITAS.COM – Sutradara kenamaan asal Korea Selatan Na Hong-jin kembali menghadirkan karya...

News

Optimalisasi Lahan Terdampak Bencana di Pidie Capai 90 Persen

POPULARITAS.COM – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Pidie menyebutkan realisasi program...

Exit mobile version