Home News Pemerintah sebut harga pertalite dan solar akan naik
News

Pemerintah sebut harga pertalite dan solar akan naik

Share
Pertamina tambah pasokan BBM selama PON di Aceh
Ilustrasi, petugas mengisi BBM ke kendaraan konsumen di SPBU Abdul Muis, Jakarta, Senin (2/7).(Liputan6.com/Johan Tallo)
Share

POPULARITAS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan sinyal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar. Penyesuaian harga tersebut merupakan respons atas harga minyak mentah dunia yang sedang tinggi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan penyesuaian harga Pertalite dan Solar merupakan langkah jangka menengah-panjang pemerintah dalam menghadapi harga minyak dunia yang mencapai lebih dari US$100 per barrel.

“Untuk jangka menengah dan panjang, akan dilakukan penyesuaian harga Pertalite, minyak Solar, dan mempercepat bahan bakar pengganti seperti KBLBB, bahan bakar gas (BBG), bioethanol, bioCNG, dan lainnya,” terang Arifin dikutip dari Bisnis.com, Kamis (14/4/2022).

Menurut Arifin, kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina membuat harga minyak mentah Indonesia (ICP/Indonesia Crude Price) bulan Maret 2022 sebesar US$98,4 per barel, jauh di atas asumsi APBN 2022 hanya US$63 per barel.

Saat ini Solar masih dibanderol seharga Rp 5.150 per liter. Adapun harga Pertalite masih Rp 7.650 per liter. Lebih lanjut, Arifin menyatakan, akan melakukan optimalisasi blending bahan bakar nabati dalam BBM jenis solar.

“Kami juga akan melakukan optimalisasi campuran bahan bakar nabati dalam solar,” ungkap Arifin.

Dihubungi terpisah, Pjs Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina Irto Ginting menyebutkan pihaknya masih menunggu ketetapan pemerintah terkait rencana kenaikan harga Pertalite dan Solar.

“Sekarang, kami masih menunggu ketetapan pemerintah,” kata Irto kepada Bisnis, Rabu (13/04/2022).

Pasalnya, menurut Irto keputusan penyesuaian harga BBM merupakan kewenangan pemerintah.

“Keputusan kenaikan harga BBM merupakan ranah pemerintah,” pungkasnya.

Sebelumnya, harga Pertalite dan Solar tidak mengalami kenaikan karena mendapat subsidi pemerintah, meski produk BBM lainnya yang nonsubsidi sudah mengalami kenaikan per 1 April 2022 lalu sebagai respons kenaikan harga minyak dunia akibat invasi Rusia ke Ukraina.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Korea Selatan Mulai Bersiap Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

POPULARITAS.COM – Militer Korea Selatan tengah melakukan persiapan untuk mengerahkan pasukan ke...

News

Tiga Bahasa di Pulau Simeulue jadi Warisan Budaya Nasional

POPULARITAS.COM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan Kementerian...

News

Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik,  meminta seluruh SKPA...

News

Pidie Jaya Mulai Prioritaskan Pemulihan Tambak Masyarakat Terdampak  Bencana

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, memprioritaskan pemulihan tambak...

Exit mobile version