Home Headline Pemkab Abdya Berulang Kali Abaikan Soal Abrasi di Kecamatan Susoh
HeadlineNews

Pemkab Abdya Berulang Kali Abaikan Soal Abrasi di Kecamatan Susoh

Share
Abrasi di gampong Kedai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya yang kain parah. | FOTO: Ist for popularitas.com
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Gelombang pasang yang menerjang pesisir gampong Kedai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), pada Minggu 21 Juli 2019 semakin parah yang mengakibatkan belasan rumah dilokasi tersebut mengalami kerusakan.

Abrasi ini juga sampai mengenai objek wisata Pantai Jilbab. Kikisan pantai akibat deburan besar ombak membuat pondak-pondok tempat bersantai warga Abdya itu, rusak disapu tingginya gelombang laut.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Daerah Aceh (BPBA), menyebutkan gelombang pasang itu terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Sebanyak 14 rumah warga mengalami rusak ringan, sementara 4 rusak berat.

Kepala BPBA Teuku Ahmad Dadek mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan BPBD Abdya menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan dilokasi, dan tim di lapangan diminta mengangkut pasir untuk diisi ke dalam goni, agar menahan laju ombak.

Saat ini BPBD setempat masih terus mendata rumah yang terkena dampak gelombang pasang tersebut. Dilaporkan, tidak ada korban jiwa maupun pengungsi

Sementara itu, warga Gampong Kedai Palak Kerambil, Rizalul Akmal mengatakan abrasi yang melanda gampong tersebut semakin parah. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Abdya menurutnya terkesan abai pada persoalan yang menimpa warga.

Padahal, ujarnya, warga Kedai Palak Kerambil sudah berulang kali meminta pemerintah setempat membangun Break Water (Batu Pemecah ombak) di sepanjang Pantai gampong tersebut.

“Karena (Batu Pemecah ombak) ini sangat memang dibutuhkan, memang harus di prioritaskan segera,” ucapnya.

Ia berharap, secepatnya pemerintah Abdya di bawah kepemimpinan bupati Akmal Ibrahim, dapat wujudkan aspirasi masyarakat setempat.

“Kami memang sangat membutuhkan, Semoga tahun 2020 sudah dimasukkan di dalam KUA-PPAS ataupun RKA. Atau kalau bisa, bagaimanalah caranya pemerintah Abdya bisa melobi agar ada dana bisa membuat itu (Batu Pemecah ombak),” pungkasnya. (ASM)

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version