Home Headline Pemkab Aceh Besar Lacak Warga Diduga Terinfeksi Corona
HeadlineNews

Pemkab Aceh Besar Lacak Warga Diduga Terinfeksi Corona

Share
3 Warga Banda Aceh Positif Covid-19, Kasus Menjadi 171 Orang
Ada tambahan 27 kasus positif di klaster Sekolah Calon Perwira TNI AD, Bandung, Jawa Barat (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus melacak atau mencari orang-orang yang pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19. Mereka yang terlibat kontak dilakukan rapid test dan pengambilan swab.

“Terhadap lonjakan kasus Covid-19 sudah ditindaklanjuti oleh gugus tugas, dinkes, puskesmas, camat, polsek, koramil. Kami sudah melakukan penyemprotan, tracing serta melakukan rapid test dan pengambilan swab,” kata Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2020).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, per Kamis, 16 Juli 2020, jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Besar sebanyak 44 orang. Dari jumlah ini, 18 di antaranya sudah sembuh dan 3 pasien meninggal dunia.

Menurut Muhajir, selain dirawat di rumah sakit, pasien positif Covid-19 juga ada dikarantina di rumah isolasi di Kecamatan Kuta Baro dan Baitussalam. Mereka selalu dipantau oleh kepala puskesmas dan camat setempat.

“Yang awasi mereka adalah kapus (kepala puskesmas) dan camat setempat,” jelas Muhajir.

Ia menambahkan, meningkatkan jumlah pasien Covid-19 di Aceh Besar pada bulan Juli ini tak terlepas dengan banyaknya pendatang dari luar daerah dan kemudian membawa virus tersebut ke kabupaten ini.

“Kemungkinan dikarenakan di masa new normal ini ada pendatang dari luar yang datang ke daerah kita dan menjadi carrier (corona),” sebut dia.

Pihaknya saat ini terus melakukan sosialisasi ke masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. Sementara bagi pendatang dari luar tidak boleh kontak dengan masyarakat setempat, mereka harus melakukan isolasi mandiri.

“Kita akan tetap terus mensosialisasikan ke masyarakat dan juga terus akan dipantau oleh camat serta para kepala pukesmas dan juga keuchik setiap ada pengembangan atau yang datang di wilayah masing-masing agar dapat segera ditindak lanjuti,” pungkasnya. [acl]

Reporter: Muhammad Fadhil

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Bandara Soetta Ditutup, Pendaratan 382 Jemaah Umrah Dialihkan ke Aceh

POPULARITAS.COM – Sebanyak 382 jemaah umrah yang terbang dengan pesawat Garuda Indonesia...

HeadlineOlahraga

Turki rebut gelar juara EuroVolley 2026 usai kalahkan Italia

POPULARITAS.COM – Tim bola voli putri Turki berhasil kalahkan Italia pada Kejuaraan...

News

Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau, Tiga Penerbangan di Bandara SIM Dibatalkan

POPULARITAS.COM – General Manager Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Rahmat Adil...

InternasionalNews

Demi Cegah Flu Burung Merebak, Australia Suntik Vaksin ke Ribuan Penguin

POPULARITAS.COM – Upaya untuk melindungi populasi penguin kecil di negara bagian Victoria...

Exit mobile version