Home News Pemkab Aceh Timur wajibkan hewan kurban miliki surat keterangan sehat
News

Pemkab Aceh Timur wajibkan hewan kurban miliki surat keterangan sehat

Share
Puluhan ekor sapi di Aceh Besar terindikasi terserang penyakit PMK
Dokter hewan bersiap memberikan suntikan vaksin kepada tenak sapi yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di pasar hewan Desa Sibreh, Kecamatan Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Selasa (11/5/2022). ANTARA FOTO/Ampelsa.
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan mewajibkan penjualan hewan kurban memiliki surat keterangan kesehatan ternak guna untuk memastikan daging yang dikonsumsi sehat dan aman serta mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur Liza Murdhani mengatakan, surat tersebut bukti bahwa kesehatan hewan ternak yang diperjualbelikan telah diperiksa dan bebas penyakit mulut dan kuku.

“Sekitar dua minggu sebelum hari raya kurban, kami juga akan turun ke lapangan untuk memeriksa ternak. Untuk lokasi di mana titik pemeriksaannya, akan kami berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” kata Liza Murdhani, Jumat (10/6/2022).

Surat keterangan sehat, kata Liza Murdhani, juga wajib dimiliki hewan ternak yang diperjualbelikan untuk tradisi meugang menyambut Idul Adha. Surat keterangan tersebut untuk memastikan bahwa daging yang dikonsumsi masyarakat berasal dari hewan yang sehat.

“Kami juga akan memantau tempat-tempat pemotongan hewan. Jadi, apabila peternak ingin memotong sapi untuk dijual di hari meugang, maka hubungi dinas terkait atau petugas di kecamatan melalui dokter hewan yang ada,” kata Liza Murdhani.

Menyangkut dengan penyebaran penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Aceh Timur, Liza Murdhani mengatakan hingga kini sudah 723 ekor sapi terindikasi penyakit tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 341 ekor di antaranya dinyatakan sembuh.

“Hewan ternak yang dinyatakan sembuh penyakit kuku dan mulut setelah ditangani dengan pemberian antibiotik, antipiretik, dan vitamin,” kata Liza Murdhani. (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version