Home News Pemkab Datangkan Pawang Atasi Gangguan Harimau di Aceh Selatan
News

Pemkab Datangkan Pawang Atasi Gangguan Harimau di Aceh Selatan

Share
Pemkab Datangkan Pawang Atasi Gangguan Harimau di Aceh Selatan
Dokumen - Pawang harimau sumatra Syarwani Sabil (83) memberikan pengarahan kepada tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh saat melaksanakan patroli di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, Minggu (8/3/2020) ANTARA/Irwansyah Putra
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh mendatangkan Teungku Syarwani Sabil (83) seorang pawang harimau untuk mengatasi gangguan harimau yang selama ini meresahkan masyarakat di Desa Durian Kawan Kecamatan Kluet Timur.

“Pawang harimau yang kita datangkan dari Meulaboh Kabupaten Aceh Barat ini bertujuan untuk mengusir harimau agar kembali lagi ke habitatnya dan tidak mengganggu masyarakat,” kata Camat Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan Muriadi S yang dihubungi dari Meulaboh, Senin (5/10/2020) dilansir Antara.

Ia mengakui, selama ini setiap terjadinya gangguan harimau di Kabupaten Aceh Selatan, pemerintah daerah dan otoritas terkait sering mengundang Teungku Syarwani Sabi untuk mengatasi gangguan satwa liar yang dilindungi negara tersebut.

“Selama ini setelah kita datangkan pawang, harimau berhasil kembali ke hutan, tidak lagi berkeliaran di sekitar kebun atau pemukiman warga,” kata Muriadi menuturkan.

Ia juga menjelaskan, gangguan satwa harimau di kawasan tersebut terjadi selama dua kali dalam satu tahun atau setiap enam bulan sekali.

Biasanya, sasaran amukan harimau diantaranya seperti hewan ternak milik masyarakat, katanya.

Teungku Syarwani didatangkan ke Desa Durian Kawan Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan setelah sebelumnya dua ekor ternak sapi milik masyarakat di daerah ini mati dimangsa harimau sumatera (Panthera Tigiris) di sekitar pemukiman penduduk setempat.

“Sengaja kita datangkan pawang untuk mengatasi konflik antara harimau dan manusia, semoga ke depan satwa ini tidak lagi turun ke sekitar pemukiman masyarakat karena meresahkan,” kata Muriadi menambahkan.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version