Home News Pemko Banda Aceh Diminta Segera Cairkan Insentif Nakes
News

Pemko Banda Aceh Diminta Segera Cairkan Insentif Nakes

Share
Tenaga kesehatan Pidie belum terima insentif Covid-19
Ilustrasi foto : Sejumlah perawat bersiaga dengan mengenakan alat pelindung diri di Instalasi Gawat Darurat khusus penanganan COVID-19 di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/6/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro/pras.
Share

POPULARITAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mendorong pemerintah setempat untuk segera merealisasi insentif tenaga kesehatan, khususnya yang menangani pasien COVID-19.

“Kita berharap pemerintah dalam hal ini RSUD Meuraxa dan dinas terkait mempercepat realisasi insentif bagi tenaga kesehatan dengan beradaptasi pada ketentuan baru,” kata Ketua Komisi IV DPRK Banda Tati Meutia Asmara seperti dilansir laman Antara, Minggu (4/7/2021).

Tati juga meminta pencairan dana insentif bagi tenaga kesehatan tersebut bisa direalisasikan sebelum pertengahan Juli 2021 nanti, dengan mempercepat dan mempermudah segala proses administrasi saat pengusulannya.

Tati menyampaikan, Dinas Kesehatan sebagai leading sektor dan puskesmas yang menjadi pengusul dalam pencairan insentif tenaga kesehatan harus tetap mengedepankan standar kinerja dalam pencariannya.

Sementara itu, Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar mengatakan, Pemko Banda Aceh perlu memberikan proteksi yang optimal bagi para tenaga kesehatan dengan tersedianya alat pelindung diri (APD) yang maksimal dalam bertugas di RSUD Meuraxa dan 11 Puskesmas di Banda Aceh, serta mendukung kebutuhan suplemen dan mempercepat pencairan insentif para nakes.

“Para tenaga kesehatan menjalankan tugas mulia dengan menangani pasien COVID-19 di Banda Aceh, bahkan mereka rela mempertaruhkan nyawa. Karena itu, perlindungan terhadap keselamatan harus maksimal, dan jerih payah berupa insentif segera ditunaikan sebelum lebaran,” kata Farid.

Dalam kesempatan ini, Farid juga mengapresiasi hadirnya rumah isolasi mandiri khusus pasien COVID-19 di Banda Aceh. Namun, ia meminta Dinas Kesehatan dapat memperjelas SOP perawatan atau penanganan pasien.

“Kita minta Dinkes Kota Banda Aceh memperjelas jalur informasi dan alur pelayanan bagi masyarakat yang ingin menjalani isolasi di tempat tersebut,” demikian Farid.

Terkait permintaan wakil rakyat itu, Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh Lukman mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi ditingkat kota dengan menilai semua kewajaran, perhitungan sesuai dengan rumus dan ketentuan untuk pros
es pencairannya.

“Kita akan berusaha sebelum 20 Juli 2021 proses pengusulan pencairan insentif terhadap nakes ini sudah dapat direalisasikan,” kata Lukman.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version