Home News Pemkot Lhokseumawe Anggarkan Rp 529 Juta Untuk Insentif Nakes
News

Pemkot Lhokseumawe Anggarkan Rp 529 Juta Untuk Insentif Nakes

Share
Tenaga kesehatan Pidie belum terima insentif Covid-19
Ilustrasi foto : Sejumlah perawat bersiaga dengan mengenakan alat pelindung diri di Instalasi Gawat Darurat khusus penanganan COVID-19 di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/6/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro/pras.
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Lhokseumawe mengalokasikan anggaran Rp529,9 juta untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien COVID-19 dan tenaga vaksinasi di daerah itu.

Kepala Bagian Humas dan protokoler Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe Marzuki mengatakan, pemerintah kota telah menyediakan anggaran yang mencukupi untuk insentif tenaga kesehatan.

“Hingga Oktober 2021, Pemkot Lhokseumawe melalui Dinas Kesehatan sudah membayarkan insentif tenaga kesehatan penanganan COVID-19 di puskesmas-puskemas,” kata Marzuki seperti dilansir laman Antara, Jumat (15/10/2021).

Baca: Dewan Panggil Dinkes Lhokseumawe Soal Telat Bayar Insentif Nakes

Marzuki mengatakan dari Rp529,9 juta tersebut, sebanyak Rp199,9 juta untuk tenaga vaksinasi. Selebihnya Rp330 juta untuk insentif tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19.

“Untuk pembayaran selanjutnya, Dinas Kesehatan masih menunggu laporan pertanggungjawaban dari puskesmas. Jika laporan pertanggungjawaban sudah diserahkan, maka bisa langsung diproses,” kata Marzuki.

Baca: Pemkot Lhokseumawe Menunggak Bayar Insentif Nakes dan Vaksinator

Marzuki mengatakan jadwal pembayaran insentif tenaga kesehatan memang terjadi pergeseran waktu. Hal tersebut terjadi karena pihak puskesmas sedang fokus dalam pelaksanaan vaksinasi.

Vaksinasi tersebut, kata Marzuki, tidak hanya terfokus di puskesmas saja, tetapi juga di desa-desa, di sekolah dan pesantren dengan melibatkan banyak tenaga kesehatan, sehingga proses administrasi pengamprahan insentif tidak bisa cepat.

Marzuki menambahkan, sejauh ini tidak ada masalah dengan pembayaran insentif tenaga kesehatan dan tim vaksinasi. Insentif tersebut langsung dikirim ke rekening masing-masing penerima.

“Jadi, informasi yang beredar bahwa sudah sepuluh bulan insentif tenaga kesehatan di kota Lhokseumawe belum dibayar oleh Dinas Kesehatan itu tidak benar,” kata Marzuki

Menurut Marzuki, puskesmas tidak akan mengajukan pencairan insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19 jika di puskesmas tersebut tidak ada kasus COVID-19 dalam bulan berjalan.

“Kami pastikan bahwa yang mendapatkan insentif hanya bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan COVID-19. Semua insentif yang telah diajukan ke Dinas Kesehatan telah cair ke rekening masing-masing penerima dan mereka juga sedang mengajukan pengamprahan selanjutnya,” kata Marzuki.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version