Home News Penerbangan Rute Malikussaleh–Kualanamu Dibatalkan Akibat Asap Karhutla
News

Penerbangan Rute Malikussaleh–Kualanamu Dibatalkan Akibat Asap Karhutla

Share
Bandara Malikulsaleh, Aceh Utara. Foto : Dishub Aceh | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai memasuki wilayah Aceh berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara. Penerbangan Wings Air rute Kualanamu–Malikussaleh pulang-pergi (KNO–LSW–KNO) pada Rabu, (14/10/2026), terpaksa dibatalkan karena jarak pandang tidak memenuhi syarat keselamatan penerbangan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Malikussaleh, Niswan, dikutip ari laman AJNN, mengatakan pembatalan dilakukan karena kondisi jarak pandang tidak memungkinkan pesawat beroperasi.

“Hari ini penerbangan Wings Air dengan rute KNO–LSW–KNO terpaksa dibatalkan, berhubung jarak pandang tidak memungkinkan untuk dilakukan penerbangan,” kata Niswan.

Ia menyebutkan, pembatalan tersebut berdampak pada 102 penumpang, terdiri atas 47 penumpang dari Bandara Malikussaleh dan 55 penumpang dari Bandara Kualanamu.

Untuk penanganan penumpang, pihak maskapai Wings Air menawarkan dua pilihan, yakni menjadwalkan ulang penerbangan (reschedule) atau mengembalikan uang tiket (refund).

Niswan menjelaskan, belum dapat dipastikan kapan penerbangan kembali beroperasi. Jadwal penerbangan akan menyesuaikan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara.

“Kalau visibilitas atau jarak pandang sudah normal kembali, baru penerbangan dilanjutkan,” ujarnya.

Ia berharap para penumpang yang terdampak dapat memahami situasi tersebut dan tetap menjaga ketertiban selama berada di Bandara Malikussaleh.

Menurutnya, pembatalan dilakukan karena keadaan di luar kendali pihak bandara maupun maskapai atau force majeure.

“Semoga seluruh penumpang terdampak dapat memahaminya, berhubung ini adalah kejadian force majeure, yakni peristiwa kondisi luar biasa yang terjadi di luar kendali dan tidak kita harapkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Malikussaleh, Hesty, mengatakan kabut asap dari sejumlah wilayah di Indonesia mulai memasuki Aceh. Berdasarkan pemantauan satelit Himawari, pergerakan asap terdeteksi mengarah ke Aceh seiring pola angin dari timur hingga tenggara.

“Berdasarkan sebaran asap terdeteksi oleh satelit Himawari, asap sudah memasuki wilayah Aceh. Hal ini berkaitan dengan pergerakan transboundary haze dari Sumatra menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura, dengan arah angin timur hingga tenggara,” kata Hesty.

Kabut asap terlihat menyelimuti Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, serta sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Aceh.

Hesty menyebutkan, selain Papua, titik panas (hotspot) dalam jumlah banyak terpantau di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan.

Meski demikian, ia menegaskan sumber asap tidak dapat dipastikan hanya berasal dari satu wilayah. Sebaran asap dipengaruhi pergerakan massa udara yang dapat membawa partikel asap dari berbagai daerah ke wilayah lain.

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pengusaha Jamu Martha Tilaar Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

POPULARITAS.COM – Pengusaha kosmetika dan jamu Martha Tilaar meninggal dunia pada Rabu...

News

KPK Belum Pastikan Korupsi BNPB Terkait Karhutla atau Bencana Lain

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat memastikan apakah kasus dugaan...

News

Pemkab Pidie Jaya Akan Tertibkan Iklan dan Reklame Ilegal

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya akan menerapkan penertiban iklan dan reklame ilegal...

EkonomiNews

Bakal Bagikan HP Gratis, Pemerintah Alihkan Bansos ke Rekening Digital

POPULARITAS.COM –  Pemerintah berencana memperluas akses layanan keuangan digital melalui pembukaan rekening...

Exit mobile version