POPULARITAS.COM — Warga terdampak banjir di Desa Kubu, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, masih mengalami keterbatasan akses air bersih dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak. Hingga saat ini, sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian yang terpusat di Meunasah Kubu.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar tersebut, Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA) bersama Jejaring Masyarakat Kemanusiaan (JMK), dengan dukungan Penabulu Foundation, telah memasang satu unit skyhydrant di titik pengungsian utama Desa Kubu.
Fasilitas air bersih ini dimanfaatkan oleh pengungsi serta warga yang telah kembali ke rumah masing-masing namun belum memiliki sumber air bersih. Instalasi skyhydrant dilengkapi dengan tiga keran air dan dapat langsung digunakan sebagai air minum.
“Air bersih dan sanitasi sangat dibutuhkan, terutama bagi perempuan, anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Kami berupaya memastikan distribusi air bersih berjalan setiap hari selama masa tanggap darurat masih berlangsung,” ujar Ruwaida, Ketua YPANBA, Jumat (23/1/2026)
Relawan JMK, Olan Alfian, menyampaikan bahwa selain pemasangan instalasi, pihaknya juga memberikan edukasi kepada warga serta Sekretaris Desa Kubu sebagai penanggung jawab, agar kualitas air tetap terjaga dan digunakan secara aman oleh masyarakat.
Skyhydrant yang dipasang bersifat sementara dan diproyeksikan dapat mendukung kebutuhan air bersih warga hingga tiga bulan ke depan. Menjelang bulan Ramadhan, kebutuhan air bersih diperkirakan akan meningkat, sehingga diharapkan adanya dukungan lanjutan dari pemerintah daerah dan pihak terkait.
Selain air bersih, kondisi fasilitas MCK di rumah-rumah warga masih belum pulih sepenuhnya dan belum mampu memenuhi kebutuhan harian. Warga berharap adanya perhatian dan bantuan lanjutan untuk pemulihan fasilitas sanitasi pascabanjir.

Leave a comment