Home News Penjualan Kopi di Aceh Jaya Menurun Selama Pandemi
News

Penjualan Kopi di Aceh Jaya Menurun Selama Pandemi

Share
Panen Kopi di Bener Meriah.
Share

POPULARITAS.COM – Penjualan bubuk kopi robusta asal Lamno turun selama pandemi COVID-19 di Aceh Jaya yakni dari 50 kilogram per bulan hanya10 kilogram per bulannya.

Salah seorang pengusaha kopi lamno gerbang Raja, Muhammad Ali mengatakan selama pandemi COVID-19 produksi kopi robusta lamno mengalami penurunan disebabkan daya beli yang sangat menurun.

“Sejak awal COVID-19 tahun 2020 lalu sudah mulai terasa dan paling terasa pada awal tahun 2021 ini,” kata Muhammad Ali seperti dilansir laman Antara, Jumat (6/8/2021).

Ia menjelaskan sebelum pendemi COVID-19 ini dirinya mampu menghabiskan sebanyak 50 Kilogram kopi rostingan dalam satu bulan akan tetapi selama awal tahun 2021 ini 10 kilogram saja sulit dihabiskan.

“Kebanyakan yang ambil kopi kami untuk buah tangan dari Aceh Jaya yang dibawa keluar Aceh, karena saat ini pandemi COVID-19 masyarakat banyak yang tidak bisa berpergian sehingga penjualan juga turun,” katanya.

Muhammad Ali berharap agar pandemi ini cepat berlalu sehingga ekonomi masyarakat ke depan bisa bangkit kembali.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version