Home News Pensiunan 73 tahun diserang sepulang dari masjid di Inggris
News

Pensiunan 73 tahun diserang sepulang dari masjid di Inggris

Share
Sejumlah warga muslim mendatangi Masjid Madina Central Mosque untuk melakukan ibadah tarawih pertama Ramadan di Southampton, United Kingdom, pada Selasa (13/4/2021) malam. ANTARA/Munawir Aziz/aa.
Share

POPULARITAS.COM – Seorang pensiunan berusia 73 tahun diserang oleh tiga pria saat berjalan pulang ke rumahnya dari sebuah masjid di kawasan Kings Heath Birmingham, Inggris, pada Rabu malam.

Korban dibawa ke rumah sakit dengan tangan patah dan luka pada wajah. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat darah mengucur di wajah pria itu.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan para penyerang duduk di dalam kendaraan hitam sebelum melakukan penyerangan.

Salah seorang dari mereka menendang pria itu di bagian belakang, menyebabkannya terjatuh dan kepalanya membentur papan petunjuk.

Kelompok penyerang tersebut kemudian segera melarikan diri dari tempat kejadian. Sersan Chris Gallon dari Kepolisian Moseley dan Kings Heath mengatakan, ini merupakan serangan mengerikan bagi warga yang sedang menuju rumahnya.

“Kami akan mengambil pernyataan lengkap dari korban, yang masih berada di rumah sakit hari ini, dan kami telah menempatkan petugas di wilayah itu pagi ini mengambil CCTV dan melakukan penyelidikan dari rumah ke rumah. Kami bekerja keras mengidentifikasi pelaku dan mobil yang tempat mereka menunggu,” ujar Sersan Chris Gallon, Sabtu (1/4/2023).

Para penyerang digambarkan sebagai dua pria kulit putih dan seorang pria kulit hitam, semuanya berusia antara 18 dan 30 tahun yang mengenakan pakaian olahraga.

Polisi West Midlands berpendapat tidak ada kaitan dengan serangan pria tua Muslim lainnya yang dibakar saat berjalan pulang ke rumah dari masjid lain di Birmingham pada 20 Maret.

Birmingham, kota berpenduduk 1,2 juta jiwa, adalah rumah bagi lebih dari 300 ribu Muslim. Kelompok minoritas ini dikatakan tidak hanya menghadapi diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga serangan fisik.

Pada 2018, sekelompok anggota parlemen lintas partai mengeluarkan laporan mengenai kebencian anti-Muslim, mendesak pemerintah untuk secara resmi mempertegas Islamofobia. Sejauh ini, pemerintah belum mengambil tindakan apapun.

Sumber: Anadolu

Share
Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version