Home Headline Persiraja Banda Aceh tumbang lawan Bekasi City, Jaya Hartono : Wasit tak adil
HeadlineSepakbola

Persiraja Banda Aceh tumbang lawan Bekasi City, Jaya Hartono : Wasit tak adil

Share
Persiraja Banda Aceh tumbang lawan Bekasi City, Jaya Hartono : Wasit tak adil
Jalannya pertandingan saat Persiraja Banda Aceh Vs Bekasi CIty di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu 22 Februari 2026. FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Melawat ke Stadion Patriot Candrabhaga, Persiraja Banda Aceh pulang tanpa poin. Tim berjuluk Lantak Laju itu, kalah 0-1 atas Bekasi City. Namun begitu, Pelatih Jaya Hartono sorot kepemimpian wasit yang mengawal pertandingan.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal laga. Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, laga tersebut diwarnai sejumlah keputusan wasit Agus Fauzan Arifin yang menuai sorotan publik dalam laga itu.

Satu-satunya gol Bekasi City dicetak oleh Ramadan pada menit ke-62. Situasi tersebut, bertahan hingga peluit panjang 90 menit pertandingan kedua kesebelasan itu.

Menurut Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, jalannya pertandingan kedua tim menarik dan saling Serang. Namun, banyak keputusan wasit yang merugikan pihaknya.

Dia menjelaskan, sebelum gol tunggal yang diciptakan Bekasi City, tempo permainan dua kesebelasan berjalan imbang. Aksi saling serang, buat jalannya pertandingan menarik. “Kami banyak ciptakan peluang. Tapi wasit berpihak,” katanya, Minggu 22 Februari 2026.

Jaya menyebutkan, salah satu keberpihak wasit, yakni sesaat sebelum gol terjadi, terdapat pelanggaran. Namun, wasit tidak mengecek VAR, imbuhnya.

Menurut Jaya, sebelum proses gol terjadi, ada dugaan pelanggaran lebih dahulu yang luput dari perhatian perangkat pertandingan.

“Kita tidak ada yang bergerak, karena sudah ada pelanggaran lebih dulu oleh Eze pakai tangan, bagaimana. Tidak ada VAR,” lanjutnya.

Legenda sepakbola Indonesia itu juga bahkan secara tegas menyebut keputusan-keputusan wasit tersebut telah merusak jalannya pertandingan.

“Makanya sepakbola kita itu rusak, gara-gara ini (wasit), yang tadinya enak ditonton, keputusan-keputusan wasit perlu dipertanyakan, ini merugikan sekali. Selamat buat Bekasi lah, sudah menang dengan kontroversial,” tegasnya.

Selain momen gol, Jaya juga menyoroti insiden pelanggaran di lini tengah yang menurutnya berpotensi membahayakan pemainnya dan menyelamatkan pemain FC Bekasi City dari kartu merah yang sudah mendapat kartu kuning pertama.

“Pelanggaran yang di tengah oleh Dias Angga itu berbahaya sekali, tidak ada kartu sama sekali, karena bila dia kasih kartu (kuning kedua) bisa jadi kartu merah,” katanya.

Di sisi lain, ia mengakui timnya sudah berusaha keras menekan pertahanan lawan sepanjang laga. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil.

“Kita sudah cukup berusaha menekan pertahanan lawan. Tapi ya begitulah, kita tidak bisa menembus, karena pemain Bekasi banyak membuang-buang waktu dengan pura-pura cedera, jatuh. Itu kan merugikan kami, dan menurunkan motivasi kita untuk menyerang lagi. Itu yang membuat kita gagal menembus pertahanan mereka,” ujarnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain Persiraja, Ariel Kurung menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik, namun keputusan wasit memengaruhi konsentrasi pemain di lapangan.

“Kita bermain cukup bagus, yang bikin tidak enak, keputusan-keputusan wasit yang merugikan kita. Kebobolan itu juga karena kita kehilangan fokus akibat keputusan-keputusan referee,” kata Ariel.

Kekalahan ini membuat Persiraja gagal membawa pulang poin dari Bekasi, sementara tuan rumah sukses mengamankan tiga angka di kandang sendiri dalam laga yang menyisakan kontroversi tersebut.

Musim ini Persiraja dan FC Bekasi City sudah bertemu tiga kali, dua laga sebelumnya berakhir imbang. Yakni dengan skor 1-1 di kandang Persiraja, dan 0-0 di kandang FC Bekasi City pada putaran kedua.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineSepakbola

1,8 juta orang berpesta di Madrid, rayakan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Hingar bingar di Kota Madrid, Spanyol, Senin 20 Juli 2026....

Sepakbola

Piala Dunia 2030 digelar di Spanyol, Maroko dan Uruguay, enam negara ini sudah pasti lolos

POPULARITAS.COM – Gelaran Piala Dunia 2026 berakhir sudah. Para pemain pun sudah...

HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

NewsSepakbola

4 Pemimpin Dunia Hadiri Final Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Sejumlah presiden dan pemimpin dunia dikabarkan akan menghadiri laga final...

Exit mobile version