Home News Pertamina Lakukan Penjualan Perdana Kondensat Limau Timur
News

Pertamina Lakukan Penjualan Perdana Kondensat Limau Timur

Share
Share

POPULARITAS.COM – PT Pertamina (Persero) melalui Petrochemical Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan penjualan perdana kondensat Limau Timur sebanyak 200 barel pada Selasa (13/7/2021).

“Penjualan perdana kondensat Limau Timur sebanyak 200 barel dan pengirimannya sudah dilakukan kemarin,” ujar Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagut, Taufikurachman, Rabu (14/7/2021).

Ia mengatakan, kondensat merupakan turunan dari gas alam yang dimurnikan menjadi bentuk cair agar dapat digunakan sebagai pelarut untuk industri cat, farmasi, lem, dan beberapa aplikasi lainnya.

“Pertamina terus mengembangkan layanan dalam penyediaan produk-produk petrokimia melalui diversifikasi produk untuk mendukung kebutuhan industri domestik,” ucapnya.

Taufikurachman menjelaskan, kondensat Limau Timur ini diproduksi dari Pertamina Hulu Rokan. Kemudian melalui Petrochemical Pertamina, kondensat dijual ke distributor resmi, PT Sumber Wira Lestari.

“Distributor resmi sebagai mitra usaha strategis Pertamina yang kemudian akan menjual kembali ke end user sebagai bahan baku industri cat, farmasi, lem dan lain-lain,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version