Home Ekonomi Pertumbuhan investasi di Aceh melambat
EkonomiHeadline

Pertumbuhan investasi di Aceh melambat

Share
Pertumbuhan investasi di Aceh melambat
Ilustrasi | IDN Times
Share

POPULARITAS.COM – Pertumbuhan investasi di Aceh selama kuartal pertama 2024 alami perlambatan. Indikatornya tampak pada pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang hanya 0,73 persen atau jauh lebih rendah dibandingkan triwulan pertama 2023 yang capai 4,88 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Rony Widijarto dalam keterangannya, Kamis (11/7/2024) di Banda Aceh.

“Untuk triwulan pertama 2024, ada perlambatan pertumbuhan investasi di Aceh. Realiasinya hanya 0,73 persen,” katanya dikutip dari laman Antara.

Dia menyebutkan bahwa, perlambatan kinerja investasi pada triwulan pertama 2024, sejalan dengan realiasasi penanaman modal (PMA) dan juga PMDN yang ikut menurun.

Hal itu disampaikan Rony dalam Laporan Perekonomian Provinsi Aceh, sekaligus menjadi rekomendasi kebijakan bagi Pemprov Aceh guna mendorong pertumbuhan dan roda perekonomian di daerah berjulukan daerah Tanah Rencong itu di masa depan.

Ia menjelaskan realisasi PMA dan PMDN mengalami deselerasi pada triwulan I-2024. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi PMA dan PMDN pada triwulan I-2024 tumbuh sebesar 64,30 persen secara yoy atau lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya yang mencapai 85,97 persen yoy.

Selain itu, untuk pembiayaan investasi juga mengalami deselerasi pada triwulan tersebut. Pembiayaan investasi tumbuh sebesar minus 10,16 persen secara yoy, lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya sebesar minus 4,13 persen secara yoy.

“Dari sisi nilai, pembiayaan konsumsi juga mengalami penurunan dari Rp9,82 triliun pada triwulan IV-2023 menjadi Rp8,77 triliun pada triwulan I-2024,” ujarnya.

Sementara untuk investasi dalam bentuk bangunan, lanjut dia, juga masih tumbuh melambat. Hal ini terindikasi dari pengadaan semen yang masih mengalami kontraksi pada triwulan I-2024.

“Pengadaan semen pada triwulan I-2024 terkontraksi sebesar 15,17 persen yoy, lebih dalam dibandingkan dengan realisasi triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 6,14 persen yoy,” ujarnya.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga meminta agar Pemprov Aceh untuk memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi Aceh atau Regional Investment Relations Unit (RIRU) Aceh dalam upaya menggaet investasi.

“Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan diperlukan keterlibatan investasi swasta dalam menggerakkan roda perekonomian,” ujarnya.

Peran Satgas RIRU menjadi penting dan perlu ditingkatkan dalam mengidentifikasi proyek clean and clear, mengikuti ajang promosi investasi, memetakan calon investor potensial. “Serta memperkuat peran media dalam memperkenalkan proyek-proyek investasi kepada calon investor potensial,” ujarnya.

Share
Tulisan Terkait
EkonomiNews

MUI Ungkap Dua Jenis Aset Kripto yang Berpeluang Disyariahkan

POPULARITAS.COM – Peluang pengembangan aset kripto berbasis syariah di Indonesia mulai mengarah...

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata AcehFeatureHeadline

Anoi Itam, jejak sejarah perang dunia ke-2 di Sabang

POPULARITAS.COM – Angin laut berembus dari arah Selat Malaka, menyapu pepohonan dan...

EkonomiNews

Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026

POPULARITAS.COM — Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri pembukaan Meuseuraya Festival...

EkonomiNews

BI Catat Uang Beredar Naik 8,3 Persen Jadi Rp 10.587 Triliun

POPULARITAS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2)...

Exit mobile version