POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pidie ke XXXVIII tingkat kabupaten tahun 2026.
Yang menjadi tuan rumah perlombaan literasi quran ke-38 Pidie itu adalah Kecamatan Mutiara Timur, dengan lokasi pelaksanaan di beberapa titik dan pusat pembukaanya bertempat di lapangan lapangan olahraga di wilayah tersebut
Bupati Pidie Sarjani Abdullah membuka langsung seremonial pembukaan event MTQ itu di lapangan bola kaki Mutiara, Sabtu (6/11/2026) malam hari.
Kafilah-kafilah dari 23 kecamatan akan bertanding secara adil dalam kegiatan yang akan berlangsung selama satu pekan penuh.
Sarjani menyebutkan, event MTQ tersebut bukan sebatas ajang perlombaan semata. Namun merupakan sarana membumikan dan menumbuhkan kecintaan membaca dan memahami Al-Quran terhadap generasi muda agar terbentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Mengusung tema “Al-Qur’an Meusyuhu di Tanah Pedir Mulia, Bersama Al-Qur’an Istiqamah dengan One Day One Ayat”, Bupati berharap MTQ mampu meningkatkan semangat masyarakat dalam membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kita, Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi menyatu dalam jiwa dan tercermin dalam perilaku, sehingga melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ungkapnya.
Sarjani mengingatkan semua pihak perlombaan MTQ tersebut itu agar menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran. Dan para peserta mengikuti dengan penuh semangat.
Ia juga berharap, pimpinan dayah dan pesantren, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani, khususnya melalui program Satu Hari Satu Ayat (One Day One Ayat) itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Pidie, Fazli, menyampaikan, event MTQ tersebut diikuti sebanyak 770 peserta dari 23 kafilah kecamatan.
Terdapat delapan cabang perlombaan yang diperlombakan. Meliputi Tilawah, Qira’ah Sab’ah, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an, Tafsir, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), dan Tahfiz Al-Qur’an.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, panitia juga melibatkan 60 dewan hakim independen yang bertugas menilai kemampuan peserta pada setiap cabang perlombaan.


Leave a comment