Home Ekonomi PIM Ekspor 30 Ribu Ton Urea ke Sri Lanka
EkonomiNews

PIM Ekspor 30 Ribu Ton Urea ke Sri Lanka

Share
Ilustrasi. Foto: Kapal ekspor CPO dari India dan kapal pembawa tiang pancang dari China sedang bersandar di Pelabuhan Calang, Selasa, 17 Desember 2019. (ANTARA/Arif Hidayat)
Share

POPULARITAS.COM – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (persero), mengekspor 30 ribu ton pupuk urea ke Sri Lanka, negara di Asia Selatan.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman mengatakan, penjualan pupuk urea ke Sri Lanka merupakan implementasi program sentralisasi proses bisnis pemasaran yang dicanangkan perusahaan.

“PT Pupuk Iskandar Muda sebagai anak perusahaan Pupuk Indonesia akan bersinergi dengan anak perusahaan lainnya dalam memasarkan produk sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan mengembangkan jangkauan korporasi ke pasar global,” kata Bakir Pasaman seperti dilansir laman Antara, Sabtu (6/3/2021).

Direktur Utama PIM Yanuar Budinorman mengatakan ekspor urea merupakan langkah penting bagi perusahaan untuk terus tumbuh dan bermanfaat bagi negeri.

“Ekspor pupuk urea ini ke Sri Lanka, selain meningkatkan pendapatan perusahaan juga akan menambah devisa negara,” kata Yanuar Budinorman.

Menurut Yanuar, PIM berada pada lokasi strategis untuk mengekspor produk karena terletak di pinggir Selat Malaka yang merupakan jalur lintasan internasional, sehingga mudah terkoneksi dengan jalur perdagangan global dan negara tujuan ekspor.

“PT Pupuk Iskandar Muda akan terus meningkatkan kompetensi sebagai produsen pupuk nasional dan menjadi pendukung program ketahanan pangan nasional bersama sama dengan PT Pupuk Indonesia selaku induk perusahaan,” sebut Yanuar Budinorman.

Ekspor pupuk urea ke negara di Asia Selatan tersebut dilakukan di Dermaga Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PIM, Krueng Geukueh, Aceh Utara. Dermaga tersebut memiliki kemampuan menampung kapal berkapasitas bobot mati maksimal 15 ribu ton.

Ekspor dilakukan tiga tahap, pertama 11.000 ton, dikirim pada 5 Maret 2021, tahap kedua 11.000 ton pada 20 Maret 2021, serta tahap terakhir 8.000 ton pada pertengahan April 2021.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

HukumNews

2 Anggota Bais TNI Lolos dari Pemecatan Kasus Air Keras Kontras

POPULARITAS.COM – Dua anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang menjadi terdakwa...

News

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama menyalurkan bantuan tahap II sebesar Rp11,628 miliar untuk...

Exit mobile version