Home News Pimpinan Pesantren sodomi tujuh santri di Pidie Jaya dituntut 200 bulan penjara
NewsSyariat Islam

Pimpinan Pesantren sodomi tujuh santri di Pidie Jaya dituntut 200 bulan penjara

Share
Pimpinan Pesantren sodomi tujuh santri di Pidie Jaya dituntut 200 bulan penjara
FOTO Ilustrasi Kantor Mahkamah Syar'iyah Meureudu. FOTO : popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Pimpinan Pesantren Istiqamatuddin Miftahussalam Bandar Dua, Pidie Jaya, dituntut 200 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus  pelecehan seksual sodomi terhadap tujuh orang santri.

Tuntutan itu, dibacakan JPU dari Kejaksaan Negeri Pidie Jaya dalam persidangan yang digelar oleh Mahkamah Syar’iyah Meureudu, Kamis (16/3/2023).

Kasi Pidum Kejari Pidie Jaya Wendy Yuhrizal usai persidangan itu menjelaskan, pihaknya menjerat Yusri dengan pasal 47 atau 50 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Jinayah.

Namun fakta yang muncul dalam proses persidangan di Mahkamah Syar’iyah Meureudu, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasa 50 Qanun Jinayah.

“Pasal yang dibuktikan Pasal 50 Qanun Jinayah. Kita tuntut 200 bulan penjara,” kata Wendy Yuhrizal, Kamis (16/3/2023).

Dalam tuntutan itu, pihak JPU tidak memakai tuntutan penjara atau cambuk, namun langsung menuntut hukum pidana penjara secara maksimal sebagaimana yang diatur dalam Qanun Jinayah itu.

“Kita tidak melakukan tuntutan penjara atau cambuk, tetapi langsung tuntut hukuman penjara maksimal,” ungkapnya.

Sebelum diberitakan, Yus (37) pimpinan salah satu pesantren di Kabupaten Pidie Jaya, didakwa melecehkan sejumlah santri laki-laki yang masih di bawah umur di lembaga pendidikan Islam tersebut.

Pelecehan tersebut dilakukan bermula saat Yus memanggil korban untuk datang ke bilik atau kamarnya, dengan modus meminta dipijat.

Editor : Hendro Saky

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version