POPULARITAS.COM – Platform vidio.com, cabut laporannya di Polda Aceh. Hal tersebut disampaikan usai mediasi yang dilakukan oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Lewat mediasi itu, 15 pengusaha warkop di Banda Aceh, akhirnya dibebaskan dari tuntutan oleh platform penyiaran digital vidio.com
Dialog tersebut, ikut dihadiri oleh Sekretaris Komisi I DPR Aceh, Arif Fadillah, dan Staf Khusus Menekraf Rian Syaf.
Pada pertemuan itu, perwakilan pengusaha warung kopi secara langsung meminta maaf kepada pihak vidio.com serta mengakui bahwa perbuatan yang mereka lakukan adalah pelanggaran. Namun, hal tersebut dilakukan karna ketidaktahuan vidio.com sebagai pemegang hak siar.
“Kita sudah bisa nobar lagi,” ujar Arif Fadillah. “Tapi tentu saja, dengan syarat bahwa kegiatan itu dilakukan di warkop yang memiliki izin siar dan bekerja sama langsung dengan Vidio.com sebagai pemegang hak.”
Pihak Vidio.com, dalam pertemuan tersebut, menyatakan kesediaannya untuk mencabut laporan secara resmi, seraya tetap menekankan pentingnya edukasi mengenai hak siar kepada pelaku usaha, khususnya dalam konteks pemutaran pertandingan olahraga secara publik.
Dengan dicabutnya laporan tersebut, pengusaha warkop di Aceh kini dapat kembali menggelar kegiatan nonton bareng (nobar)—yang selama ini menjadi bagian dari kultur sosial masyarakat—dengan catatan tetap memperhatikan aturan hukum yang berlaku.
Langkah ini disambut baik oleh berbagai pihak, terutama pegiat UMKM dan pengusaha warung kopi di Aceh yang sebelumnya merasa cemas atas jeratan pidana.

Leave a comment