Home Ekonomi PLN Diminta Gratiskan Listrik Rumah Ibadah di Aceh
EkonomiNews

PLN Diminta Gratiskan Listrik Rumah Ibadah di Aceh

Share
Sebagian besar listrik di Aceh padam, PLN : Ganguan sistem interkoneksi di Bireuen-Arun
ilustrasi gambar. FOTO : merdeka
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta PLN gratiskan pembayaran tarif listrik bagi rumah ibadah selama masa darurat Corona (Covid-19).

“Di tempat-tempat ibadah seperti masjid, dayah/pesantren, meunasah dan semacamnya sudah mulai kesulitan membiayai pembayaran biaya listrik bulanan,” ujar Aminullah, Sabtu, 2 Mei 2020.

Pihak PLN, kata dia bisa memberikan dispensasi khusus bagi pelanggan rumah ibadah selama masa darurat corona. Jika dimungkinkan, katanya, hal ini bisa diberlakukan di seluruh Aceh.

“Umumnya seperti pihak masjid itu membiayai segala bentuk kebutuhan dengan sedekah hamba Allah (sumbangan jamaah). Namun, kita semua tahu saat ini perekonomian masyarakat sedang menurun,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan mengajukan permohonan secara resmi pada Senin, 4 Mei mendatang.

Sebelumnya, Aminullah mengatakan, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui PDAM Tirta Daroy juga telah menggratiskan tagihan air untuk seluruh tempat ibadah mulai dari masjid, meunasah, hingga dayah. Kompensasi selama pandemi Corona itu diberikan selama tiga bulan: April, Mei, dan Juni 2020.

“Total ada 184 masjid, meunasah, dan dayah yang kita gratiskan, kecuali yang dibayarkan oleh APBK/APBA,” kata Aminullah.

Aminullah juga menyebutkan, Pemko hingga kini telah menyalurkan berbagai bantuan lainnya bagi masyarakat yang terdampak selama masa Covid-19 berlangsung.

“Di samping sosialisasi dan edukasi pencegahan, kita telah mendirikan 40 bilik disinfektan dan 100 tempat cuci tangan di tempat-tempat umum seperti pasar, mal, dan kantor pelayanan publik,” katanya.

“Kemudian menjelang bulan puasa tempo hari, jalan-jalan protokol dan 300 titik ruang publik juga telah kita semprot dengan cairan disinfektan, termasuk seluruh masjid dan meunasah yang ada di Banda Aceh,” katanya lagi.

Dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus corona ini, Wali Kota Aminullah Usman meminta seluruh lapisan masyarakat Banda Aceh untuk terus disiplin dan mentaati segala imbauan yang ada.  (dani/rel)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version