POPULARITAS.COM – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blangpidie menunda sementara kegiatan penagihan rekening serta pemutusan aliran listrik kepada pelanggan di Aceh Barat Daya (Abdya) selama periode Desember hingga Januari.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat yang terdampak pemadaman listrik hampir tiga pekan di wilayah Bumo Sigupai.
Pemadaman berkepanjangan tersebut sebelumnya berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga layanan publik.
Manager PLN ULP Blangpidie, Zafandilla, mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan respons atas kondisi masyarakat yang selama hampir tiga pekan harus menghadapi gangguan pasokan listrik pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Abdya.
“Karena itu, kami menunda sementara kegiatan penagihan dan pemutusan listrik di lapangan selama Desember hingga Januari sebagai bentuk empati dan tanggung jawab kepada pelanggan, agar beban pelanggan bisa sedikit berkurang pasca pemadaman yang berlangsung cukup lama,” kata Zafandilla kepada Popularitas.com, Kamis (18/12/2025).
Ia menjelaskan, selama masa penundaan tersebut, petugas PLN tidak akan melakukan pemutusan listrik, kepada pelanggan yang menunggak pembayaran.
Namun demikian, pelanggan tetap diimbau untuk melakukan pembayaran rekening listrik secara bertahap sesuai kemampuan, agar tidak menumpuk pada bulan-bulan berikutnya.
“Kami berharap dengan adanya penundaan penagihan dan pemutusan ini, dapat sedikit membantu dan memberi keringanan bagi pelanggan,” tambahnya.
Zafandilla menegaskan bahwa terkait kompensasi atas pemadaman listrik, bukan menjadi kewenangan PLN ULP Blangpidie. Kebijakan kompensasi sepenuhnya merupakan ranah PLN pusat bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sesuai regulasi yang berlaku.
“Untuk kompensasi, itu merupakan kewenangan PLN pusat dan Kementerian ESDM. Kami di ULP Blangpidie fokus pada pelayanan di lapangan, dan memastikan sistem kelistrikan nyala,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya memastikan PLN terus melakukan berbagai upaya perbaikan dan penguatan sistem agar pasokan listrik di Aceh, khususnya di Abdya, agar tetap stabil dan tidak kembali mengalami pemadaman berkepanjangan.
Zafandilla juga memastikan bahwa saat ini kondisi pasokan listrik di seluruh wilayah Abdya telah kembali normal. PLN telah menyelesaikan perbaikan jaringan yang rusak akibat banjir dan cuaca ekstrem, sehingga suplai listrik sudah 100 persen menyala dan stabil.
“Alhamdulillah, kondisi kelistrikan Abdya saat ini sudah pulih sepenuhnya. Kami terus melakukan pemantauan, agar pasokan tetap andal dan tidak kembali mengalami gangguan, dan listrik di Aceh dan Abdya stabil terus,” pungkasnya.

Leave a comment