Home News Poliksi Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Aceh Utara
News

Poliksi Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Aceh Utara

Share
Cabuli cucu, seorang kakek asal Subulussalam ditangkap di Sumut
Ilustrasi pencabulan. (Jatim TIMES)
Share

POPULARITAS.COM – Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Aceh Utara, terus melakukan penyelidikan terkait kasus pelecehan seksual yang dialami anak berusia 15 tahun, yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Dalam kasus itu penyidik telah memeriksa lima saksi, adapun dari jumlah saksi tersebut sudah termasuk saksi kunci dan sejumlah saksi lainnya.

“Lima saksi sudah termasuk korban, saat ini petugas sedang mengumpulkan berkas untuk dilimpahkan ke jaksa, kemungkinan minggu depan sudah bisa dilimpahkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Rustam Nawawi melalui Kanit PPA Bripka T Ari Andi kepada popularitas.com, Selasa (3/11/2020).

Kasus itu bermula saat ayah pelaku kala itu sedang mengobati anaknya yang sedang mengalami sakit dibagian intim. Sehingga saat mengobati pelaku mengaku hilaf, sehingga tega melakukan perbuatan tak terpuji terhadap anaknya itu.

“Berdasarkan penyelidikan, hal ini sudah terjadi dua kali, korban tak menaruh curiga kepada ayahnya karena ayahnya selama ini dipercaya bisa menyembuhkan penyakit dengan cara pengobatan arternatif spiritual,” ungkapnya.

Namun hal itu disadari korban setelah pengobatan yang dilakukan korban sudah tidak wajar. Lalu korban merasa takut dan tak terima perbuatan ayahnya dan memberanikan diri melapor ke pada ibu kandungnya.

“Pelaku mengaku hilaf dan menyesal, sejauh ini kita sedang mengumpulkan berkas dan sejumlah barang buti,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 50 jo pasal 47 qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang  hukum jinayat.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Aceh Utara menangkap seorang ayah berinisial J (58) diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak kandungnya berusia 15 tahun.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Rustam Nawawi mengatakan, perbuatan tersebut telah dilakukanya sebanyak dua kali pada tanggal 25- 26 Oktober 2020. Korban merupakan anak kandungnya sendiri.

Peristiwa itu terjadi saat anaknya sedang sakit dan terbaring lemas di kamarnya. Rustam menjelaskan, saat itulah pelaku membangunkan korban dengan alasan hendak mengobati.

“Hal itu terjadi berawal pada 25 Oktober 2020 sekira pukul 02.00 Wib, korban sedang tidur karena kondisinya sedang sakit,” kata Rustam Nawawi kepada popularitas.com Selasa (27/10/2020).

Reporter: Rizkita

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version