Home Hukum Polisi lepas PSK yang ditangkap di Aceh Besar dan Banda Aceh
HukumNews

Polisi lepas PSK yang ditangkap di Aceh Besar dan Banda Aceh

Share
Warga Banda Aceh ditangkap di Medan terkait curanmor
Ilustrasi, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Komisaris Polisi Fadillah Aditya Pratama (tengah) memberi keterangan terkait pengungkapan prostitusi online dalam konferensi pers di mapolresta setempat, Rabu (19/10/2022). Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Satreskrim Polresta Banda Aceh melepas lima terduga pekerja seks komersial (PKS) yang sebelumnya ditangkap di wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Komisaris Polisi Fadillah Aditya Pratama mengatakan, para PSK tersebut dilepas mengingat banyak yang single parent atau ibu rumah tangga (IRT), dan bahkan sebagai tulang punggung keluarga.

“Lima orang terduga PSK tersebut diterapkan wajib lapor,” kata Fadillah dalam keterangannya, Rabu (19/10/2022).

Sementara para muncikari, kata Fadillah, mereka tetap dilakukan penahanan. Keempat muncikari tersebut dipersangkakan Pasal 33 ayat (3) Jo Pasal 25 ayat (2) Jo Pasal (2) Jo Pasal 6 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Qanun Jinayat.

“Dengan ancaman hukuman maksimal cambuk 100 kali dan denda paling 1000 gram emas, serta penjara paling banyak 100 bulan,” sebut Fadillah.

Dalam pengungkapan itu, tambah Fadillah, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, berupa chat yang sudah dicetak, bukti transfer, handphone, dan sepeda motor yang dipergunakan oleh muncikari untuk mengantar PSK kepada pemesan.

Sebelumnya diberitakan, personel Satreskrim dan Satintelkam Polresta Banda Aceh membongkar praktik prostitusi online melalui aplikasi WhatsApp di dua hotel ternama dalam wilayah hukum polresta setempat pada Jumat (14/10/2022).

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Komisaris Polisi Fadillah Aditya Pratama, Rabu (19/10/2022) mengtakan, dalam pengungkapan itu, polisi menangkap sembilan terduga pelaku prostitusi online, terdiri empat muncikari dan lima PSK.

“Empat muncikari yang diamankan adalah RA (25), SM (23), OS (24), ketiganya perempuan dan FF (21), laki-laki. Semua berasal dari Banda Aceh,” kata Fadillah.

Sementara lima PSK, tambah Fadillah, masing-masing berinisial RM (24) asal Nagan Raya, MF (32) asal Banda Aceh, CF (28) Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Aceh Selatan, SM (23) dan NU (25) IRT asal Aceh Utara.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version