POPULARITAS.COM – Insiden ledakan di tempat usaha Kembali terjadi di Kota Meulaboh Kabupaten Aceh Barat. Setalah sepekan sebelumnyaterjadi insiden ledakan di tempat pengisian tabung oksigen yang menyebabkantiga pekerja tewas,Minggu (9/11/2025) kemarin juga terjadi insiden ledakan di sebuah pabrik es kristal yang menyebabkan dua pekerja terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, mengatakan ledakan yang terjadi di pabrik produksi es kristal, di Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Minggu, 9 November 2025, diduga bersumber dari tabung freon pada alat pendingin mesin produksi es kristal. Peristiwa tersebut membuat dua orang pekerja terpaksa mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh.
“Tim Inafis bersama personel Polsek Johan Pahlawan sudah melakukan pemeriksaan awal. Namun untuk memastikan penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan,” kata Yhogi, senin (10/11/2025).
Yhogi menerangkan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik usaha, Khaidar (52), setelah mendapat laporan dari warga sekitar yang mendengar suara ledakan keras dari arah pabrik miliknya. Saat mendatangi lokasi, ia mendapati kondisi bangunan berantakan dan sebagian plafon ambruk akibat ledakan.
Dikatakan Yhogi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah pengamanan dan memastikan tidak ada risiko lanjutan di lokasi kejadian.
“Selain penyelidikan penyebab, kami juga fokus pada keselamatan masyarakat di sekitar lokasi. Area telah diamankan dan dipasang garis polisi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” sebutnya.
Adapun identitas korban adalah Tarmizi (40) warga Kabupaten Nagan Raya. Dia menderita luka ringan. Korban lain adalah Juli Supriadi (30), yang tercatat sebagai warga Provinsi Lampung mengalami luka berat.
Sebelumnya diberitakan, pabrik es kristral dan air isi ulang di Dusun Mangga, Lorong Nangka 1, Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, meledak pada Minggu, 9 November 2025. Dua orang pekerja dilarikan ke rumah sakit paska kejadian tersebut.
”Kejadian saat azan zuhur sedang berlangsung. Kalau kejadian lengkapnya saya tidak tahu,” kata salah seorang pekerja, M. Ilham.

Leave a comment