Home News Polisi Tangkap Dua Warga Simeulue saat Transaksi Jual Beli Chip
News

Polisi Tangkap Dua Warga Simeulue saat Transaksi Jual Beli Chip

Share
Share

POPULARITAS.COM – Personel Polres Simeulue menangkap dua orang warga terkait jual beli chip permainan higgs domino. Keduanya berinisial RM (23) dan IS (39).

Kasus itu bermula dengan adanya laporan masyarakat yang menyebutkan maraknya jual beli chip diwilayah itu. Menanggapi laporan itu, polisi melakukan patroli memantau warga yang melakukan perjudian lewat game tersebut.

Kasat Reskrim Polres Simeulue, Ipda Muhammad Rizal mengatakan, RM dan IS tertangkap tangan saat sedang bertransaksi chip hingga akhirnya diamankan ke Mapolres Simeulue beserta sejumlah barang bukti untuk diproses lanjut.

Polisi juga menyita uang sebesar Rp 1,1 juta dari keduanya. Uang tersebut hasil jual beli chip.

“Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai sebesar Rp 1,1 juta lebih dari hasil penjualan chip milik penjual dan pembeli, dua unit handphone serta barang bukti hasil tangkap layar (screenshot) history penjualan atau pembongkaran,” katanya, Sabtu (23/1/2021).

Mereka, lanjut Ipda Muhammad Rizal, dijerat dengan Pasal 20 Jo Pasal 18 Jo Pasal 6 Ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version