POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu pagi, 1 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pukul 06.00 WIB melalui pengibaran Sang Merah Putih. Selanjutnya, Komandan Upacara Kolonel Marinir Edo Sidharta Halilintar memasuki tempat upacara dan mengambil alih pimpinan pada pukul 07.40 WIB.
Presiden yang mengenakan setelan jas abu-abu muda dan peci hitam tiba sekitar pukul 08.00 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Kepala Negara kemudian menuju mimbar kehormatan. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan, kemudian seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Prabowo selaku inspektur upacara memimpin prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi dan para pendahulu bangsa yang telah berkorban demi Indonesia.
“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan revolusi serta para pendahulu kita yang telah berkorban demi kedaulatan, kehormatan, dan kemerdekaan bangsa Indonesia serta untuk mempertahankan Pancasila. Mengheningkan cipta, mulai,” ujarnya.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua MPR Ahmad Muzani, serta pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh Ketua DPR Puan Maharani.
Doa dipanjatkan Menteri Agama Nazaruddin Umar sebelum upacara ditutup dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Turut hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila merupakan pelaksanaan amanat Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 yang dahulu ditetapkan Presiden ke-2 RI Soeharto.
Adapun, Hari Kesaktian Pancasila bertalian dengan peristiwa G30S pada 1965 yang menjadi salah satu peristiwa paling berdarah sepanjang sejarah Indonesia.

Leave a comment