Home Internasional Presiden Korea Selatan resmi ditangkap
Internasional

Presiden Korea Selatan resmi ditangkap

Share
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol. FOTO : AP/AP
Share

POPULARITAS.COM – Kantor Investigasi Korupsi Pejabat Tinggi Korea Selatan (Korsel), Rabu (15/1/2025), resmi menahan Yoon Suk Yeol yang merupakan presiden nonaktif negara berjuluk negeri ginseng tersebut.

Dikutip dari The Korea Herald, Yoon Suk Yeol tiba di Kantor Investigasi Korupsi Pejabat Tinggi Korsel (CIO) sekitar pukul 10.30 waktu setempat, untuk diperiksa sebagai tersangka pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan terkait penerapan darurat militer pada awal Desember 2024.

Yoon yang berusia 64 tahun menjadi presiden pertama dalam sejarah Korea Selatan yang ditahan. Dalam 48 jam ke depan, Yoon akan ditahan di Pusat Penahanan Seoul di Uiwang, Provinsi Gyeonggi.

CIO memutuskan akan menahan Yoon selama 43 hari ke depan untuk memudahkan penyidikan.

Perwakilan Yoon sudah merilis presiden Korsel yang sudah dimakzulkan itu. Dalam video yang direkam sebelumnya, Yoon mengatakan bersedia memenuhi panggilan penyidik untuk mencegah terjadinya konflik kekerasan. Yoon tetap menganggap surat perintah penangkapannya tidak sah atau ilegal.

Selain Yoon, pihak berwenang juga mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap Kepala Sementara Layanan Keamanan Presiden Korea Selatan Kim Sung-hoon.

Kim Sung-hoon diduga memimpin pengawal Yoon sehingga menghalangi penyidik menangkapnya.

Penyidik sudah berupaya menangkap Yoon Suk Yeol sebelumnya, tetapi dihalangi oleh pengawalnya.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

InternasionalNews

Sengketa Hak Asuh Hewan Peliharaan Meningkat di China

POPULARITAS.COM – Sengketa hak asuh hewan peliharaan semakin menjadi perhatian di China,...

Internasional

Nilai ekspor buah tropis dari Indonesia ke Tiongkok capai RP5,94 triliun

POPULARITAS.COM – Data sertifikasi Barantin periode 2025 hingga 2026 yang masih berjalan...

Internasional

Ukraina tolak serahkan 25 persen wilayah ke Rusia, Zelensky : Kita siap hentikan operasi tempur

POPULARITAS.COM – Ukraina secara tegas menolak konsensi wilayah dengan Rusia sebagai prasyarat...

Exit mobile version