Home News Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ton Beras ke Aceh via KRI AL
NewsTransportasi dan Logistik

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ton Beras ke Aceh via KRI AL

Share
Pemerintah mengirimkan 50 ton beras bantuan menggunakan kapal KRI KM Sutedi Senoputra milik TNI Angkatan Laut dari Pelabuhan Belawan, Medan. Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah mengirimkan 50 ton beras bantuan Presiden Prabowo Subianto ke wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh melalui jalur laut pada Senin (1/12/2025). Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan kapal KRI KM Sutedi Senoputra milik TNI Angkatan Laut dari Pelabuhan Belawan, Medan.

Pelepasan keberangkatan kapal dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Menurut AHY, pengiriman melalui jalur laut menjadi langkah percepatan penanganan darurat bagi daerah yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebelum kapal bertolak, AHY bersama menteri transmigrasi meninjau langsung seluruh bantuan yang dimuat. Selain 50 ton beras, turut dikirimkan pula kebutuhan pokok lain, seperti mi instan serta obat-obatan.

“Hari ini saya tentunya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut khususnya KRI Sutedi Senoputra yang hari ini akan berangkat membawa kurang lebih 50 ton beras. Sebanyak 40 ton dari Kementerian Transmigrasi dan 10 ton dari Kementerian Sosial, semua adalah bantuan dari Pak Presiden Prabowo Subianto untuk menjangkau masyarakat yang terisolir dan ada juga sembako yang lain mi instan dan obat-obatan,” kata AHY.

AHY menjelaskan, bantuan tersebut akan menempuh perjalanan sekitar 17-18 jam menuju wilayah Lhokseumawe, sebelum melanjutkan perjalanan sekitar 5 jam ke Idi Rayeuk.

“Mudah-mudahan dalam kurun waktu sekitar 17 sampai 18 jam, penjelasan dari komandan kapal tadi bisa tembus ke Lhokseumawe. Setelah itu, 5 jam bisa tembus ke Idi Rayeuk, kedua-duanya juga membutuhkan dukungan,” ujarnya.

Selain memastikan distribusi bantuan, AHY menegaskan, pemerintah juga mempercepat perbaikan infrastruktur rusak akibat bencana. Sejumlah alat berat, seperti ekskavator, loader, dan truk dikerahkan untuk membersihkan material longsor serta membuka kembali akses jalan yang terputus.

Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi isolasi wilayah serta memulihkan distribusi logistik lewat jalur darat.

Ia menambahkan, dirinya akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi-lokasi terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memetakan kerusakan infrastruktur dan menentukan prioritas pembangunan kembali.

“Dalam kesempatan yang ada, saya akan berusaha untuk mendatangi lokasi-lokasi yang terdampak langsung bencana. Jadi, tugas kami memetakan infrastruktur yang rusak karena setelah tanggap darurat insyaallah bisa dilalui dengan baik. Tugas penting berikutnya bagaimana membangun kembali infrastruktur yang hancur, dibangun kembali jalan yang rusak, dibangun kembali jembatan yang rusak untuk disambung kembali,” pungkasnya.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Komunitas pegiat sejarah dan budaya berduka, Piet Rusdi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh meninggal dunia

POPULARITAS.COM – Komunitas pegiat sejarah dan budaya Aceh, Piet Rusdi meninggal dunia....

InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

News

Sirkulasi Siklonik Terdeteksi di Utara Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi...

News

Polres Pidie Jaya gagalkan pengangkutan ilegal 290 liter solar subsidi

POPULARITAS.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, menggagalkan pengangkutan ilegal...

Exit mobile version