Home News Prof Syamsul: UIN Ar-Raniry harus mampu respons persoalan sosio-religi di Aceh
News

Prof Syamsul: UIN Ar-Raniry harus mampu respons persoalan sosio-religi di Aceh

Share
Prof Syamsul: UIN Ar-Raniry harus mampu respons persoalan sosio-religi di Aceh
Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal. Foto: Youtube UIN Ar-Raniry
Share

POPULARITAS.COM – Guru Besar Filsafat Islam pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal menilai pentingnya keterlibatan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki kampus tersebut untuk merespons setiap persoalan sosio-religi di daerah ujung barat Sumatra itu.

“Kalau risalah Nubuwwah adalah untuk melakukan dakwah Rasul kepada umat, tetapi risalah dosen haruslah mampu merespons persoalan sosio-religi yang ada di kampus maupun luar kampus,” kata Prof Syamsul dalam khotbah Jumat di Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Jumat (14/10/2022).

Syamsul menyampaikan bahwa UIN Ar-Raniry saat ini memiliki seribuan tenaga pendidik dari berbagai bidang ilmu, 160 di antaranya merupakan dosen lulusan S-3. Bahkan, universitas berjuluk “Kampus Biru” ini memiliki puluhan guru besar dalam berbagai bidang ilmu islamic studies.

Keberadaan para dosen tersebut, menurut Syamsul memiliki potensi tersendiri. Oleh karena itu, katanya, para pendidik ini harus saling bersinergi, sehingga kehadirannya dirasakan di tengah-tengah masyarakat Aceh.

“Saatnya komunitas dosen UIN Ar-Raniry bergerak, bersinergi bahwa Anda sebagai dosen dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat, apa persoalan keacehan hari ini, persoalan peradaban kah, persoalan kemiskinan kah, sosial kah, budaya dan politik, itu tidak mungkin tidak ada solusi dari pendekatan keislaman,” ujarnya.

Dalam momentum maulidur rasul, Syamsul mengajak seluruh komponen UIN Ar-Raniry, baik dosen, mahasiswa dan karyawan untuk bangkit dari kelalaian. Keberadaan komponen ini, kata Syamsul, adalah sebuah kekuatan bagi UIN Ar-Raniry sebagai sebuah lembaga pendidikan.

“Tiga komponen ini tidak boleh berselimut, tidak boleh berdiam diri, tetapi harus bangun sesuai dengan kapasitas masing-masing,” tutur Syamsul.

Dalam kesempatan itu, Syamsul juga mengajak para jemaah untuk melibatkan Tuhan dalam segala urusan. Menurutnya, seseorang yang berjuang dalam pekerjaaan profesionalitas dirinya tanpa menyertakan kehadiran Tuhan, maka akan datang malapetaka bagi dirinya.

“Seseorang yang berjuang menegakkan profesionalitas dirinya, bila mana dia berhasil maka dia tidak akan pernah sombong, karena menyertakan Tuhan dalam perjuangannya. Orang yang sukses seperti ini akan bersyukur, akan menghargai manusia sebagai komunitas yang manusiasi,” kata Syamsul.

Tetapi, tambah mantan Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry itu, bila mana seseorang yang berjuang menegakkan profesionalitasnya tidak menyertakan Tuhan dalam perjuangannya, maka ia akan takabur.

“Dan kalau ia sukses, ia anggap karena suksesnya karena dirinya, bukan pertolongan Tuhan dalam kesuksesan tersebut.  Sebaliknya apabila dia gagal, maka dia tidak mau mengoreksi dirinya, karena tidak menyertakan adanya Tuhan,” ujar Syamsul.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version