Home Ekonomi Promosi Pemda Penting untuk Tarik Investor di Aceh
EkonomiNews

Promosi Pemda Penting untuk Tarik Investor di Aceh

Share
Ilustrasi, Wisatawan kapal pesiar di Sabang. | FOTO: IST
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Banda Aceh sebagai provinsi paling barat Indonesia memiliki sejumlah potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan. Sayangnya, geliat investasi di provinsi yang terkenal dengan julukan Serambi Mekah ini masih terhalang berbagai faktor.

Penggagas Kenduri Kebangsaan Teuku Taufiqulhadi mengatakan, menjadi tugas Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mempromosikan Aceh, utamanya jika ada event besar yang berpotensi mendatangkan calon investor.

“Inilah yang harus digali, dan kebetulan sebentar lagi ada momennya, yaitu Kenduri Kebangsaan yang akan dilaksanakan 22 Februari 2020. Acara itu akan kan dihadiri Presiden dan sepuluh menteri. Nah di event itulah kita harus memperkenalkan potensi Aceh,” ujarnya, Senin, 3 Februari 2020.

Menurut pria yang akrab disapa Taufiq ini, upaya memperkenalkan Aceh oleh Pemda masih belum maksimal. Terbukti dari Arab Saudi yang masih membeli tuna dari Sulawesi. Padahal, secara geografis, lebih berdekatan dengan Aceh.

“Jadi, jangan Pemda tidak semangat memperkenalkan potensi yang dimiliki, agar ke depan bisa diendors bersama oleh pemerintah pusat,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Tokoh Muda Aceh Nezar Patria mengatakan Aceh terkenal sebagai provinsi paling miskin di Sumatera. Upaya menarik investasi lebih kencang akan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi provinsi ini.

“Saat ini laju pertumbuhan ekonomi Aceh antara empat persen sampai 4,6 persen, dengan investasi tentu dapat terangkat,” ujar Nezar.

Jika pertumbuhan ekonomi Aceh meningkat dan kemiskinan berkurang, lanjut Nezar, bisa mendorong warga Aceh ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

“Umumnya jika angka kemiskinan turun, masyarakat akan menjadi antusias, kemudian ikut berpartisipasi dalam pembangunan, dan berpikir kreatif,” kata dia.

Lebih lanjut, Staf Khusus Gubernur Aceh Iskandar memaparkan ada empat fokus utama investasi di Aceh yakni agroindustri, pariwisata, infrastruktur dan energi, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Saat ini, investasi yang kemungkinan paling cepat direalisasikan di Aceh adalah dari Uni Emirat Arab (UEA). Pembicaraan mengenai investasi di Aceh menyusul pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Putra Mahkota UEA, Pangeran Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ).

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyiapkan dana USD22,8 miliar atau setara Rp319,2 triliun (kurs Rp14 ribu per USD) untuk berinvestasi di Indonesia melalui Sovereign Welth Fund bersama-sama dengan Masayoshi dari Softbank (Jepang), dan juga dari International Development Finance Corporation (IDFC) Amerika Serikat.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhur Binsar Pandjaitan mengatakan, rencana tersebut sempat disentuh oleh adik Putra Mahkota UEA, yaitu Sheikh Hamid. Alasannya Sheikh Hamid masuk di Aceh karena jarak terbang dari Abu Dhabi itu hanya kira-kira lima jam lebih.

Sumber: metrotvnews

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version