Home Hukum Proyek meunasah telan anggaran Rp 1,8 miliar di Pidie dikerjakan CV Do’a Sibuah Hati
HukumNews

Proyek meunasah telan anggaran Rp 1,8 miliar di Pidie dikerjakan CV Do’a Sibuah Hati

Share
Para pekerja sedang mengerjakan pembangunan Meunasah Blok Sawah senilai Rp 1,8 miliar. Foto: Nurzahri/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Proyek pembangunan satu unit Meunasah yang berlokasi Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie menelan anggaran Rp 1.824.000.000.

Proyek berbasis tender dengan anggaran bersumber Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2023 Dipa Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie itu dikerjakan oleh CV. Do’a Sibuah Hati.

Perusahaan yang beralamat di Gampong Seureukui Cebrek Kecamatan Glumpang Baro Kabupaten Pidie itu memenangkan tender dengan nilai penawaran Rp 1.800.000.000.

Artinya, saat proses tender, CV. Do’a Sibuah Hati hanya melakukan pemotongan harga atau saving anggaran Rp 24 juta dari dasar Pagu proyek tersebut senilai Rp 1.824.000.000.

Penelusuran popularitas.com pada laman pelelangan, pada paket tender berjudul “Pembangunan Meunasah Gampong Blok Sawah (DOKA 2023)” itu terdapat 17 perusahaan yang tercatat sebagai peserta tender, sedangkan yang memasukkan dokumen penawaran hanya tiga.

Peserta tender yang menduduki peringkat satu atau penawar terendah adalah CV. Ingat Mati dengan nilai tawaran Rp 1.531.804.870 atau melakukan penghematan anggaran capai Rp 292 juta atau 16 persen.

CV. Do’a Sibuah Hati hanya menduduki urutan kedua dengan pemotongan harga hanya Rp 24 juta atau dengan persentase saving sekitar 1,3 persen.

Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Pidie T Epi Iswari mengatakan, proses tender paket pembangunan Meunasah Blok Sawah itu rampung pada Juli 2023.

“Selesai tender Juli, dan kita serahkan ke Dinas (Dinas Syariat Islam) juga di Juli,” kata T Epi Iswari, Selasa (10/10/2023).

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Munawar mengatakan, item-item pekerjaan dengan nilai kontrak Rp 1,8 miliar itu meliputi bangunan Meunasah dan tempat Wudhu.

“Itemnya, Meunasah dan tempat Wudhu, semuanya dibangun mulai dari nol dan akan fungsional,” kata PPTK di Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie, Munawar kepada popularitas.com di ruang kerjanya, Rabu (11/10/2023).

Sedangkan pogres pembangunannya saat ini telah mencapai 42 persen.

Selain itu tambah PPTK, letak Meunasah dengan tempat ibadah dibangun secara terpisah dengan jarak sekira 2 meter disebabkan adanya permintaan masyarakat.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Fadhlullah dan Ketua DPRA Bahas Revisi UUPA

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) bersama Ketua Dewan Perwakilan...

News

Siapa, Suahasil Nazara ?

POPULARITAS.COM – Suahasil Nazara resmi menempati kursi Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden...

News

Purbaya Direshuffle Prabowo, Diganti oleh Suahasil

POPULARITAS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan...

InternasionalNews

Warga Rumania Jatuh Hati pada Indonesia Gegara Nasi Padang hingga Angklung

POPULARITAS.COM – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bucharest bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia...

Exit mobile version