POPULARITAS.COM – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh menemukan puluhan produk pangan tidak layak konsumsi dalam inspeksi mendadak di Aceh Besar. Ironinya temuan ini didominasi oleh produk sensitif berupa bubur dan biskuit bayi yang telah melewati masa kedaluwarsa.
Ketua Tim Inspeksi Pangan BBPOM Aceh, Endang mengatakan intensifikasi pengawasan ini menyasar ke sarana distribusi, retail pangan, hingga pusat kuliner takjil yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Agar kepatuhan pelaku usaha dalam memastikan produk yang dijual telah memiliki legalitas dan aman dikonsumsi,” kata Endang, Rabu (25/2/2026).
Endang mejelaskan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap legalitas izin edar, masa kedaluwarsa, kondisi penyimpanan, serta kemungkinan adanya produk rusak, tidak memenuhi ketentuan, maupun mengandung bahan berbahaya.
“Upayakan produk yang diterima dan dijual terdaftar legalitasnya. Kita bersama memastikan pangan yang beredar selama Ramadan aman dan layak dikonsumsi, sehingga masyarakat terlindungi dari produk berbahaya. Momentum Ramadan juga menjadi ladang pahala dalam bekerja dan beramal demi masyarakat Aceh,” ujarnya.
Dalam penyisiran di tiga sarana distribusi retail, kata Endang, petugas mendapatkan dua di antaranya tidak memenuhi ketentuan (TMK). Tim inspeksi menemukan sedikitnya 38 item produk pangan olahan, mayoritas makanan pendamping ASI (MPASI), yang masih terpajang di etalase meski tanggal berlakunya telah habis.
“Produk tersebut langsung diturunkan dari etalase untuk dimusnahkan, serta dilakukan pembinaan kepada pelaku usaha terkait,” ujarnya.
Sementara itu, pengawasan takjil dilakukan di dua titik pusat kuliner, yakni Pasar Lambaro dan Pasar Keutapang. Sebanyak 60 sampel aneka pangan, seperti gorengan, mie goreng, tahu goreng, bakso, minuman berwarna, dan cincau diuji dengan parameter cemaran boraks, formalin, Rhodamin B, dan Methanyl Yellow.
“Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel memenuhi syarat dan aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam memilih pangan selama Ramadan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu peduli dengan melakukan Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa atau Cek KLIK sebelum membeli takjil maupun pangan olahan. Karena dengan pangan aman, kita bisa menjalankan puasa dengan nyaman,” tegasnya

Leave a comment