Home Internasional Puluhan Robot Unjuk Rasa Tuntut Regulasi AI
InternasionalNews

Puluhan Robot Unjuk Rasa Tuntut Regulasi AI

Share
Puluhan Robot Unjuk Rasa Tuntut Regulasi AI. Foto : HO/CNBC Indonesia | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Biasanya aksi demonstrasi dipenuhi manusia yang membawa poster dan meneriakkan tuntutan. Namun, ada pemandangan berbeda yang terlihat di kawasan Warsawa, Polandia, awal September 2026 lalu.

Sekitar 30 robot terlihat turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Urusan Digital Polandia.

“Peserta” aksi ini beragam. Ada robot humanoid yang berjalan dengan dua kaki hingga robot berkaki empat yang menyerupai hewan anjing. Robot-robot tersebut berbaris, berjalan mengelilingi area demonstrasi, dan mengibarkan bendera. Sejumlah slogan tuntutan juga terdengar dari pengeras suara (speaker) selama aksi berlangsung.

Yang menarik, aksi tersebut justru membawa tuntutan yang berkaitan dengan teknologi di balik robot itu sendiri.

Mereka menyerukan agar penggunaan kecerdasan buatan (AI) diatur lebih ketat dan pekerja yang terancam otomatisasi karena AI bisa mendapat perlindungan.

Slogan yang diputar lewat speaker selama demonstrasi mencakup, “lindungi lapangan kerja”, “saatnya membuat aturan”, hingga “jangan menunggu, buat regulasi”.

Tentu saja, robot-robot itu tidak mendadak “random” dan berinisiatif memutuskan turun ke jalan untuk melakukan protes. Aksi ini digagas oleh Democratism, sebuah kelompok inisiatif yang ingin membuka mengenai dampak perkembangan AI dan robotisasi terhadap pasar tenaga kerja.

Salah satu anggota penyelanggara demonstrasi, Grzegorz Kulis mengatakan pihaknya ingin menyoroti kemungkinan pekerjaan manusia digantikan oleh robot humanoid maupun AI. Robot sengaja ia libatkan untuk menunjukkan bahwa teknologi yang belakangan ini digembar-gemborkan sebagai bagian dari masa depan sebenarnya sudah tersedia saat ini.

“Kami terutama ingin menyoroti persoalan mengenai kemungkinan manusia digantikan, baik oleh robot humanoid maupun oleh AI dalam pekerjaan kognitif,” kata penyelenggara aksi, Grzegorz Kulis, kepada AFP.

Menurut Kulis, perkembangan AI dan robotika wajib diikuti aturan yang dapat memberikan perlindungan kepada pekerja. Jika tidak segera dibuat, ia khawatir perkembangannya akan menimbulkan masalah besar di masa depan.

“Robot-robot ini sudah bisa bergerak bebas, mereka bahkan sudah bisa berunjuk rasa,” kata kulis.

Aksi puluhan robot menggelar demo menarik perhatian orang-orang yang melintas. Menteri Urusan Digital Polandia, Kryzgsztof Gawkowski bahkan datang langsung ke lokasi dan berbicara dengan Kulis.

“Model (AI) yang tidak terkendali yang diterapkan pada robot akan terus berkembang seiring kemajuan robotiasasi. Ini merupakan masalah besar,” ujar Gawkowski, dikutip dari RTL Today.

Pada Juli 2026, Presiden Polandia Karol Nawrocki menandatangani UU yang diajukan Kementerian Urusan Digital untuk menerapkan AI Act Uni Eropa di negara tersebut.

Aturan ini membentuk kerangka hukum pertama di dunia yang mengatur penggunaan teknologi kecerdasan buatan berdasarkan tingkat risiko.

Kulis sendiri yang menjadi pengagas aksi demonstrasi ini bukan orang baru dalam isu tenaga kerja dan teknologi.

Sebelumnya, ia pernah menjalani dua periode sebagai anggota Dewan Pasar Tenaga Kerja di Kementerian Keluarga, Tenaga Kerja, dan Kebijakan Sosial Polandia. Saat ini, ia juga sedang menjabat sebagai CIO di sebuah perusahaan robotika sekaligus CEO perusahaan penyalur tenaga kerja.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsOlahraga

Indonesia Awali Hari Ke-3 Asian Games dengan 1 Perak dan 4 Perunggu

POPULARITAS.COM – Kontingen Indonesia mengawali hari ketiga Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Senin...

News

Bantuan Pascabencana Sumatra Rp435,3 Miliar Cair, Aceh Utara dapat Alokasi Terbesar

POPULARITAS.COM – Kementerian Sosial resmi mencairkan dana bantuan sebesar Rp435,3 miliar untuk...

News

Penyelam Basarnas Temukan Korban KM Virgo Transport 8 di Badan Kapal

POPULARITAS.COM – Tim penyelam Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menemukan...

Internasional

11 personel militer Suriah tewas akibat ledakan bom

POPULARITAS.COM – Sebanyak 11 personel militer Suriah, tewas pada ledakan bom. Peristiwa...

Exit mobile version