Home News Puluhan warga Desa Alue Dawah demo tuntut penutupan PT Juya Aceh Mining
News

Puluhan warga Desa Alue Dawah demo tuntut penutupan PT Juya Aceh Mining

Share
Puluhan warga Desa Alue Dawah demo tuntut penutupan PT Juya Aceh Mining
Sejumlah warga Alue Dawah menggelar aksi di PT Juya Aceh Maning, Kamis (23/4/2026) di kecamatan Babahrot. FOTO : Rahmat/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Puluhan warga dari Desa Alue Dawah, Babahrot, Aceh Barat Daya, gelar demonstrasi di depan kantor PT Juya Aceh Mining. Lewat aksi itu, para pendemo meminta penutupan aktivitas perusahaan tambang itu yang dinilai merusak lingkungan.

Pada aksi itu, para pendemo membawa kertas karton berisi tuntutan, salah satu tulisan pada karton berbunyi, “Kami bertahan di atas tanah yang dihancurkan.” 

Sementara pada karton lainnya tertulis, “Jangan wariskan kerusakan lingkungan untuk generasi mendatang.”

Awalnya, massa aksi menggelar demonstrasi di luar area perusahaan sambil menyampaikan orasi secara bergantian. 

Setelah beberapa menit berlangsung dan mendapat pengawalan aparat keamanan, massa akhirnya diperbolehkan masuk ke dalam area tambang untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada pihak perusahaan.

Dalam aksi tersebut, warga mendesak PT Juya Aceh Mining segera membuka dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) kepada publik. Jika dokumen tersebut tidak dapat diperlihatkan, masyarakat meminta aktivitas perusahaan dihentikan sementara.

Koordinator Perkumpulan Perempuan Paralegal Aceh (PPPA), Ira Maya, mengatakan hingga saat ini masyarakat belum pernah melihat dokumen AMDAL milik perusahaan tersebut.

“Kami mempertanyakan di mana AMDAL perusahaan ini. Kami sudah mendatangi dinas terkait, namun belum ada kejelasan,” ujar Ira.

Menurutnya, pihaknya telah berulang kali meminta informasi kepada instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pemerintah daerah. 

Permintaan itu bahkan telah diajukan melalui Komisi Informasi Aceh di Banda Aceh, namun dokumen tersebut belum juga diperlihatkan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, AMDAL penting diketahui publik karena memuat rencana pengelolaan dan pengendalian dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan, termasuk penanganan debu akibat pengangkutan material.

“Seharusnya ada standar operasional, misalnya penutupan muatan saat hauling agar debu tidak mencemari lingkungan,” katanya.

Selain menuntut keterbukaan AMDAL, warga juga mengeluhkan sejumlah dampak lingkungan yang diduga berkaitan dengan aktivitas perusahaan, seperti pencemaran sumber air, kerusakan tanah, hingga gangguan terhadap fasilitas umum.

“Air masjid sekarang sudah tidak bisa digunakan sehingga warga terpaksa melakukan pengeboran. Debu dan material perusahaan juga diduga mencemari sumber air,” ungkap Ira.

Ia menambahkan, lokasi aktivitas perusahaan disebut berada sangat dekat dengan permukiman warga dan jalan nasional, yakni sekitar 50 meter dari rumah warga dan sekitar 148 meter dari badan jalan nasional.

Menurut Ira, sebagian warga memilih diam karena khawatir mengalami intimidasi atau kehilangan pekerjaan apabila menyampaikan keluhan secara terbuka.

Sementara itu, perwakilan PT Juya Aceh Mining, Mukhsin menyatakan dokumen AMDAL dapat diminta melalui instansi terkait. “Dari kami, AMDAL bisa diminta ke dinas terkait,” ujarnya singkat.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Tiba di India, Prabowo Siap Hadiri KTT Ke-18 BRICS

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Angkatan Udara India (AFS)...

News

Wagub Aceh Kembali Tegaskan Perpanjangan Dana Otsus di Forum DPD

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mendorong agar dana...

NewsSosial dan Budaya

Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda Sebut Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh

POPULARITAS.COM – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, menegaskan bahwa kuliner bukan...

KriminalitasNews

Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Banda Aceh

POPULARITAS.COM – Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap tiga pria...

Exit mobile version