Home Headline Ratusan Hektare Hutan Mangrove di Aceh Tamiang Habis Dibabat
HeadlineNews

Ratusan Hektare Hutan Mangrove di Aceh Tamiang Habis Dibabat

Share
Ilustrasi, Mangrove. (Foto: Suarapalu)
Share

POPULARITAS.COM – Ratusan hektare hutan mangrove atau bakau di Kampung Tanjung Keramat, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, nyaris  tidak tersisa dan habis dibabat untuk dijadikan arang

Datok Penghulu (kepala desa) Kampung Tanjung Keramat Jafar Sidiq mengatakan luas hutan bakau di kampung pesisir tersebut mencapai 318 hektare.

“Hutan yang masih selamat itu kondisinya sudah gundul. Tinggal pohon-pohon kecilnya saja. Yang besar-besar tidak ada lagi,” kata Jafar Sidiq seperti dilansir laman Antara, Jumat (8/1/2021).

Jafar Sidiq mengungkapkan hutan mangrove tersebut dirambah dan dijadikan arang. Namun, siapa pelaku yang merambah hutan bakau tersebut, sampai kini tidak diketahui.

“Banyak penebang liar. Mungkin aktivitas itu semua orang sudah tau. Namun, kini kami berusaha menyelamatkan hutan mangrove yang tersisa,” sebut Jafar Sidiq.

Saat ini, sambung Jafar, pihaknya sedang berusaha melestarikan hutan mangrove seperti semula dengan menjalin kerja sama oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH Aceh).

“Untuk penyelamatan, kami buat surat kerja sama dengan BPKH dan KPH Wilayah III Dinas Kehutanan Aceh. Kerja sama ini menyebutkan bahwa hutan mangrove itu di bawah pengelolaan kampung,” kata Jafar Sidiq.

Selain itu, perangkat kampung sudah memasang plang imbauan di areal hutan mangrove dengan melibatkan lembaga lingkungan Kawasan Ekosistem Mangrove Pantai Sumatera (KEMPRa).

“Di plang tersebut ditulis dilarang menebang atau merusak kawasan hutan bakau Kampung Tanjung Keramat. Bagi siapa saja yang melanggar akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp5 juta,” kata Jafar Sidiq.

Manajer Riset KEMPRa Andi Nur Muhammad mengatakan hutan mangrove merupakan benteng terakhir daerah daratan, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.

“Hutan mangrove dapat dikembangkan sebagai lokasi ekowisata dan destinasi wisata bahari di Aceh Tamiang , sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat pesisir ke depannya,” kata Andi Nur Muhammad.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineSepakbola

1,8 juta orang berpesta di Madrid, rayakan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Hingar bingar di Kota Madrid, Spanyol, Senin 20 Juli 2026....

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

Exit mobile version