POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli ingatkan para Kepal Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dilingkup pemerintah Aceh, untuk tidak lengah dan fokus kejar realisasi APBA 2026. Hal tersebut disampaikan politisi Partai Aceh (PA) itu, ditengah lambannya serapan anggaran per September 2026 baru 57,9 persen.
Hal tersebut disampaikan oleh Zulfadhli dalam keterangannya, Senin 21 September 2026 di Banda Aceh. “Saya pikir ini warning ya. Jangan lengah dan fokus pada sisa masa anggaran untuk kejar realisasi,” katanya.
Dikatakannya, pagu APBA 2026 sebesar Rp11,06 triliun, namun dengan realisasi baru 57,9 persen, maka dibutuhkan effort, konsentrasi dan fokus untuk mengejar target. “Ini sangat rendah sekali realisasi. Harus ada evaluasi dan tindakan dari Kepala SKPA terhadap seluruh program yang berjalan,” ujarnya.
Untuk itu, dia menyarankan agar para kepala SKPA, untuk mengambil langkah-langkah percepatan, terutama sekali terhadap kegiatan-kegiatan yang belum selesai dan tertahan pada proses tender, kontrak, maupun pelaksanaan fisiknya.
Masih kata Zulfadhli, percepatan serapan APBA itu sangat penting bagi pembangunan daerah. Sebab, penopang perekonomian Aceh itu, salah satu daya ungkitnya adalah goverment expenditure atau belanja pemerintah.
“Nah, ini harus jadi pijakan semua kepala SKPA. Kalau serapan kita rendah, kasihan rakyat, ekonomi Aceh juga bisa stagnan,” sebutnya.
Sebab, anggaran Aceh adalah milik rakyat, maka harus dibelanjakan sepenuhnya bagi kepentingan rakyat. “Kita semua harus memastikan setiap rupiah APBA beri manfaat bagi masyarakat Aceh,” tegasnya.
Menurutnya, DPRA tidak ingin mengejar sekadar serapan anggaran, tetapi memastikan realisasi keuangan sejalan dengan kemajuan fisik di lapangan.
“Jangan tunggu akhir tahun. Yang bisa diselesaikan hari ini, selesaikan hari ini. APBA adalah uang rakyat Aceh, dan rakyat berhak melihat hasilnya.”
Untuk memastikan serapan anggaran bisa optimal, Sambung Abang Samalanga, karib Zulfadhli disapa, pihaknya selaku lembaga legislatif akan terus melakukan tugas dan fungsi pengawasan, guna memastikan realisasi APBA 2026 tepat sasaran.
Tentu, pengawasan anggaran adalah tugas melekat yang kami miliki. Maka kewenangan itu akan digunakan untuk memastikan APBA 2025 terserap demi pembangunan dan manfaatnya dirasakan masyarakat, demikian Zulfadhli.


Leave a comment