Home Headline Ribuan Siswa di Aceh Tamiang Diliburkan karena Banjir
HeadlineNews

Ribuan Siswa di Aceh Tamiang Diliburkan karena Banjir

Share
Ribuan Siswa di Aceh Tamiang Diliburkan karena Banjir
Petugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang meninjau sejumlah sekolah yang terdampak banjir di Aceh Tamiang, Kamis (21/1/2021). Antara Aceh/Dedek
Share

POPULARITAS.COM – Ribuan anak sekolah dan guru di Kabupaten Aceh Tamiang terpaksa libur belajar mengajar menyusul banjir meredam sekolah mereka sejak beberapa hari terakhir.

“Anak-anak tidak diliburkan, melainkan banyak siswa dan guru tidak bisa belajar mengajar karena sekolah mereka banjir,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Tamiang Zulfiqar di Kuala Simpang, ibu kota Aceh Tamiang, Jumat (22/1/2021) dilansir Antara.

BACA JUGA: Ribuan Warga Aceh Tamiang Mengungsi Akibat Banjir

Zulfiqar mengatakan sekolah terendam banjir tersebut tersebar di 10 kecamatan, Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, Tenggulun, Sekerak, Kejuruan Muda, Kota Kuala Simpang., Karang Baru, Rantau, Seruway, dan Bendahara.

“Selain terendam banjir, anak-anak didik dan guru juga tidak bisa ke sekolah karena akses jalan ke tempat mereka belajar mengajar terputus,” kata Zulfiqar menyebutkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Aceh Tamiang Bambang Supriyanto mengatakan dari 378 bangunan sekolah di kabupaten itu, 160 unit di antaranya terendam banjir.

Bambang Supriyanto mengatakan peserta didik yang sekolahnya terkena banjir, tidak bisa mengikuti belajar mengajar. Pihak Disdikbud memahami kondisi di lapangan.

“Tidak ada kebijakan meliburkan proses belajar mengajar di Aceh Tamiang. Guru tetap masuk karena tidak semua sekolah terendam banjir,” kata Bambang Supriyanto.

Bambang Supriyanto mengharapkan banjir yang merendam seratusan bangunan sekolah tersebut segera surut, sehingga aktivitas belajar mengajar kembali normal.

“Dampak banjir ini menyebabkan sarana dan prasarana sekolah rusak, seperti buku di perpustakaan, taman, dan lingkungan sekolah kotor karena material banjir,” kata Bambang Supriyanto.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version