POPULARITAS.COM – Dua rumah sakit di wilayah Jepang tengah kini mengizinkan anjing peliharaan untuk berbagi kamar dengan pasien rawat inap sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan pasien.
Sejak April 2025, Rumah Sakit Umum Matsunami di Kota Kasamatsu dan Rumah Sakit Asosiasi Medis Kaizu di Kota Kaizu, Prefektur Gifu, telah menerapkan kebijakan baru yang memungkinkan hewan peliharaan tinggal bersama pasien. Kebijakan ini dilandasi keyakinan bahwa kehadiran hewan peliharaan dapat membantu menstabilkan kondisi fisik dan mental pasien serta mempercepat proses pemulihan, menurut laporan Asahi pada Minggu (15/6/2025).
Rumah Sakit Matsunami telah merenovasi lantai pertama gedung yang sebelumnya digunakan sebagai akomodasi keluarga pasien menjadi pusat khusus bertajuk “hewan peliharaan Anda di rumah sakit”.
Pasien rawat inap yang menitipkan anjing peliharaannya di pusat tersebut diperbolehkan mengunjungi hewan mereka kapan saja selama masa perawatan. Pusat ini dilengkapi dengan beberapa kandang yang mampu menampung hingga lima anjing besar atau sepuluh anjing kecil.
Fasilitas ini juga menyediakan staf dokter hewan yang bertanggung jawab memberi makan, membersihkan, dan merawat anjing-anjing tersebut. Selain itu, tersedia pula taman bermain hewan seluas 20 meter persegi. Saat ini, rumah sakit hanya menerima anjing sebagai hewan pendamping.
Biaya untuk menginap semalam bagi seekor anjing bervariasi tergantung ukuran, mulai dari 3.500 yen hingga 5.300 yen (sekitar Rp 391.000 hingga Rp 602.000), belum termasuk pajak.
Layanan ini ditujukan bagi pasien yang tidak dapat merawat hewan peliharaannya selama dirawat, termasuk pasien dalam perawatan kanker stadium akut maupun mereka dengan kondisi medis kronis seperti diabetes.
Setelah pasien menyelesaikan perawatan akut dan kondisi stabil, mereka akan dipindahkan ke area perawatan khusus bernama “pet ward” yang berada di Rumah Sakit Kaizu.
Kamar ramah hewan peliharaan ini terletak di lantai tiga dan dilengkapi tempat tidur pasien serta kandang anjing. Rumah sakit juga menyediakan pintu masuk khusus ke kamar pasien dan taman bermain anjing luar ruangan seluas 440 meter persegi.
Pihak rumah sakit berencana menambah jumlah kamar khusus tersebut, yang saat ini berjumlah lima unit.
Menurut Sosai Kosei Kai, organisasi medis sosial yang mengelola Rumah Sakit Matsunami, meningkatnya jumlah pemilik hewan peliharaan di Jepang dipengaruhi oleh pandemi Covid-19, yang mendorong banyak orang tinggal sendiri bersama hewan peliharaan mereka.
Beberapa pasien bahkan menolak dirawat di rumah sakit karena merasa terlalu khawatir meninggalkan hewan peliharaannya di rumah. Hal ini menyebabkan perawatan tertunda, memperburuk kondisi medis, dan membebani sistem layanan kesehatan.
“Ini adalah masalah medis yang patut mendapat perhatian karena pasien yang seharusnya bisa disembuhkan kehilangan kesempatan mendapatkan perawatan,” ujar Kazutoshi Aizawa dari departemen manajemen Rumah Sakit Matsunami.
“Berada di dekat hewan peliharaan dapat memberikan efek penyembuhan. Kami berharap program ini dapat mempersingkat waktu rawat inap dan mempercepat pemulihan pasien,” ujarnya.

Leave a comment