Home News RS Ditutup, Pemkab Bener Meriah Tunjuk 5 Puskesmas rujukan
News

RS Ditutup, Pemkab Bener Meriah Tunjuk 5 Puskesmas rujukan

Share
Pengambilan spesimen swab di RSUD Munyang Kute Bener Meriah terhadap warga kontak erat dengan pasien COVID-19. (Antara)
Share

BENER MERIAH (popularitas.com) – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menunjuk empat Puskesmas rujukan dan satu Puskesmas untuk layanan gawat darurat pasca RSUD Munyang Kute ditutup.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra menyampaikan keempat Puskesmas rujukan tersebut adalah Puskesmas Bandar, Puskesmas Pante Raya, Puskesmas Buntul Kemumu, dan Puskesmas Lampahan.

“Sementara untuk pelayanan gawat darurat dipusatkan di Puskesmas Simpang Tiga,” kata Riswandika di Redelong, Minggu, 2 Agustus 2020.

Dia menyampaikan bahwa RSUD Munyang Kute Bener Meriah ditutup sementara pasca melonjaknya kasus positif COVID-19 di daerah itu beberapa hari lalu dengan angka kasus saat ini mencapai 31 orang positif.

“Diantara yang positif ini 13 orang adalah petugas medis yang bekerja di RSUD Munyang Kute. Jadi awalnya rumah sakit ini kita sterilkan dulu. Tapi sekarang kita fungsikan sebagai tempat isolasi pasien positif,” tutur Riswandika. (Ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

Exit mobile version