POPULARITAS.COM – Serangan terbaru Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sebabkan satu Gereja Katolik di Gaza, alami kerusakan berat. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia dan sepuluh lainnya luka berat.
Serangan yang terjadi pada Kamis 17 Juli 2025 tersebut, disebabkan oleh kesalahan teknis, bahkan disebut-sebut pihak Israel sebagai amunisi nyasar.
Atas kejadian itu, Kementrian Luar Negeri Israel telah meminta maaf atas peristiwa itu. Bahkan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu menyebutkan insiden tersebut sebagai satu peristiwa yang menyedihkan. “Israel sangat menyesalkan kejadian tersebut,” katanya.
Dalam sebuah pernyataan, Netanyahu mengatakan bahwa serangan tersebut disebabkan oleh “amunisi nyasar” yang menghantam Gereja Keluarga Kudus (Holy Family Church). “Setiap nyawa tak berdosa yang terenggut merupakan sebuah tragedi. Kami turut merasakan kesedihan para keluarga dan jemaat,” ujarnya.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) sedang “menyelidiki insiden ini, yang situasinya masih belum jelas.” Mereka menambahkan bahwa hasil investigasi akan dipublikasikan “secara transparan.”

Leave a comment