Home News Rumah Modular Baznas untuk Huntara Korban Bencana Sumatera
News

Rumah Modular Baznas untuk Huntara Korban Bencana Sumatera

Share
Rumah Modular Baznas
Share

POPULARITAS.COM – Rumah modular kini menjadi solusi krusial dalam penanganan pascabencana, terutama ketika ribuan warga kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat.

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera mendorong perlunya hunian yang tidak hanya cepat dibangun, tetapi juga aman dan layak huni.

Menjawab kebutuhan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menghadirkan program rumah modular sebagai bagian dari upaya pemulihan yang berkelanjutan bagi para penyintas.

Baznas RI menyiapkan sebanyak 100 unit rumah modular untuk masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

Program ini merupakan bagian dari pemulihan pascabencana yang dirancang agar para korban dapat segera keluar dari situasi pengungsian dan kembali menjalani kehidupan yang lebih stabil.

Ketua Baznas KH Noor Achmad, menjelaskan bahwa penyediaan rumah modular merupakan wujud tanggung jawab lembaga dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara optimal. Dana tersebut dimanfaatkan untuk memastikan korban bencana memperoleh hunian yang layak, aman, dan dapat segera ditempati.

“Seluruh program pemulihan yang dijalankan Baznas dikelola secara transparan dan akuntabel serta berfokus pada kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Melalui dukungan zakat, infak, dan sedekah masyarakat, kami berharap proses pemulihan korban bencana di Sumatera Utara dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” ujar KH Noor Achmad, dikutip dari Antara, Sabtu (20/12/2025).

Pembangunan rumah modular difokuskan pada wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pada tahap awal, Baznas menyiapkan 100 unit rumah modular dan telah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan serta Pemerintah Kota Sibolga.

Rumah modular adalah hunian yang dibangun dari modul prefabrikasi yang diproduksi di pabrik, kemudian dirakit di lokasi bencana.

Metode ini memungkinkan waktu pembangunan jauh lebih singkat dibandingkan rumah konvensional, sehingga sangat efektif digunakan dalam kondisi darurat pascabencana.

Setiap unit rumah modular dirancang agar dapat langsung dihuni. Fasilitas dasar seperti kamar tidur, ruang keluarga, dan sanitasi telah tersedia, sehingga keluarga korban bencana tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Desainnya disesuaikan agar tetap aman ditempati dalam berbagai kondisi cuaca serta memberikan rasa nyaman bagi para penghuninya selama masa pemulihan.

Struktur rumah dirancang kokoh, dengan perhitungan matang agar mampu melindungi penghuni dari risiko lingkungan sekitar. Dengan demikian, rumah modular tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga ruang aman untuk memulai kembali aktivitas keluarga.

Material yang digunakan umumnya berupa rangka ringan seperti baja dan aluminium. Kombinasi ini menghasilkan struktur yang kuat namun tidak membebani konstruksi.

Rumah modular Baznas memiliki ukuran sekitar 3 x 6 meter. Dengan rangka baja dan dinding aluminium, hunian ini tidak menimbulkan kebisingan berlebih dan dapat dipindahkan jika diperlukan.

Per unit rumah modular diperkirakan bernilai sekitar Rp 74 juta, angka yang relatif efisien untuk hunian layak dengan fasilitas lengkap.

Keunggulan lain dari rumah modular adalah fleksibilitas desainnya. Hunian ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan jumlah penghuni maupun kondisi lahan.

Jika diperlukan, modul tambahan dapat dipasang untuk menambah ruang atau mengubah tata letak sesuai kebutuhan keluarga.

Dari sisi lingkungan, pembangunan rumah modular menghasilkan limbah konstruksi yang lebih sedikit dibandingkan metode konvensional.

Komponen rumah modular dirancang agar mudah diangkut ke lokasi bencana, termasuk wilayah yang sulit dijangkau. Proses instalasi di lapangan relatif sederhana dan tidak membutuhkan alat berat yang rumit.

Hal ini mempercepat distribusi bantuan hunian dan memungkinkan rumah modular segera dirakit setelah tiba di lokasi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

Exit mobile version