Home News Saat mudik gunakan kenderaan, waspadai ketika kaki alami pembengkakan
News

Saat mudik gunakan kenderaan, waspadai ketika kaki alami pembengkakan

Share
Saat mudik gunakan kenderaan, waspadai ketika kaki terjadi pembengkakan
Ilustrasi - Pembekuan darah (trombus) di vena. ANTARA/Shutterstock/pri.
Share

POPULARITAS.COM – Perjalanan mudik yang panjang, kerap sebabkan kaki alami pembengkakan. Hal itu terjadi disebabkan sirkulasi darah terganggu atau akibat dari aktivitas duduk yang lama.

Menurut dr Vito A Damay, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, terjadinya pembengkakan kaki bukanlah sesuatu hal yang wajar. Bisa jadi hal tersebut dikarenakan pembuluh vena yang sudah menua, sehingga kurang elastis lagi dan tidak dapat menahan tensi yang terlalu tinggi.

“Tekanan karena duduk lama, jadi kan naik ke jantungnya susah. Nah, itu jadi bengkak juga bisa,” ujarnya dikutip dari laman Antara.

Dia menjelaskan saat pembuluh darah tersebut bengkak, rasa tidak nyaman dikirim ke otak.

Menurutnya, berbeda dengan kulit, dimana rasa sakit atau tidak nyaman muncul saat tersayat atau tertusuk, pembuluh darah merasa tidak nyaman saat meregang atau membengkak.

“Otak kita mengasumsikannya berbeda-beda, kadang ada yang bilang ini keram, ada yang bilang ini kesemutan, ada yang bilang ini tegang, ada yang bilang ini rasanya pegel,” ujarnya menambahkan.

Apabila pembengkakan tersebut terjadi berulang-ulang, ujarnya, dapat terjadi komplikasi berupa peradangan atau inflamasi di bagian pembuluh darah kaki sampai ke kulit.

Hal tersebut, katanya, menyebabkan kulit berwarna kemerahan atau kebiruan, karena darah kotor yang seharusnya naik ke jantung tidak berhasil naik, sehingga tidak dapat ditukar dengan oksigen, sehingga bersih kembali

Vito mengatakan pembengkakan tersebut sering muncul pada orang-orang dengan profesi yang melibatkan duduk yang berlama-lama, seperti penyiar radio atau pekerja kantoran.

Menurutnya, apabila terjadi seperti itu, pertolongan pertamanya adalah dengan memperbaiki aliran darah melalui vena dengan cara pumping ankle atau menggerak-gerakkan pergelangan kaki maju mundur seperti menginjak pedal gas mobil.

“Nah yang kedua kalau misalkan sulit membayangkan hal tadi, bisa dilakukan dengan cara berdiri dan berjinjit. Nah berdiri dan berjinjit, tapi jangan lama-lama jinjitnya, artinya diulang-ulang,” katanya.

Dia menjelaskan cara itu dapat dilakukan selama 15 menit untuk membantu sirkulasi darah lancar kembali. Menurutnya, kedua hal tersebut dapat dilakukan karena pembuluh darah vena kembali ke jantung melalui aliran di bawah otot kaki.

Adapun cara lainnya, ujarnya, adalah dengan merebahkan diri, kemudian mengangkat kaki sekitar 30-45 derajat dengan ditempelkan ke dinding. 

Share
Tulisan Terkait
News

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran

POPULARITAS.COM – Amnesty International Indonesia memberikan rapor merah terhadap situasi hak asasi...

News

Perbaikan Jembatan Blang Miro-Kumbang Pidie Jaya Ditargetkan Rampung November 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya mulai menangani kerusakan oprit dan badan jalan...

EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

Exit mobile version