Home News Sapa mahasiswa USK, ini pesan Presiden Jokowi
News

Sapa mahasiswa USK, ini pesan Presiden Jokowi

Share
USK ingatkan sekolah dan siswa cermat mengisi data SNPMB
Ilustrasi, mahasiswa USK penerima KIP-Kuliah mengikuti sosialisasi tentang program tersebut di gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Minggu (4/9/2022). Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melaksanakan sosialisasi hak dan kewajiban bagi penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) Merdeka angkatan 2022.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Minggu (4/9/2022). Dalam kesempatan itu, Presiden RI, Joko Widodo melalui video menyapa mahasiswa USK.

Orang nomor satu di Indonesia itu meminta penerima KIP-Kuliah untuk memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik mungkin. Seperti mengasah talenta, kepemimpinan dan manajerial.

“Gunakan untuk memperkokoh rasa kemanusiaan, keindonesiaan. Kita semua sebangsa setanah air. Semangat terus untuk belajar. Secepatnya menyelesaikan studi. Mari kita bangun Indonesia bersama-sama,” kata Jokowi dalam keterangannya yang dikutip, Senin (5/9/2022).

Sementara, Kepala Biro dan Alumni USK, Mustafa Sabri mengatakan, penerima beasiswa pada semester ganjil tahun 2022, keseluruhan berjumlah 8529 orang. Dengan persentase 30,93 persen dari mahasiswa aktif ganjil 2022/2023

“Mahasiswa KIP-Kuliah USK yang di asrama sebanyak 1474 orang, plus ADik papua 7 orang. Total ada 14 jalur beasiswa di Biro Kemahasiswaan USK,” ungkap Mustafa.

Di hadapan mahasiswa baru penerima KIP-Kuliah, Wakil Rektor I USK, Prof Agussabti mengetuk kesadaran mahasiswa untuk bersyukur. Menurutnya, tidak semua orang beruntung mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan di bangku kuliah secara gratis.

“Anda termasuk mahasiswa yang dua kali untung. Pertama, bisa masuk USK yang alhamdulillah sudah menjadi salah satu universitas terakreditasi Unggul. Kedua, orang lain harus membayar, adik-adik sekalian alhamdulillah dibayar,” sebut Prof Agussabti.

Namun demikian, ia menerangkan bahwa setiap mendapatkan hak, ada kewajiban yang mesti dipenuhi. Beberapa hal diantaranya, untuk hak; mendapatkan fasilitas, asrama, informasi, juga perlindungan keamanan. Sedangkan kewajiban, harus tinggal di asrama selama satu tahun. Tidak ada pengecualian.

Menurutnya, salah satu keunggulan tinggal di asrama, mempermudah transfer knowledge. Karena para mahasiswa berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan keragaman budaya. Selain itu, adanya pembinaan karakter.

“Pergunakan kesempatan ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Ingat, KIP-Kuliah hanya diberikan selama 8 semester. Ini tidak bisa diperpanjang. Mahasiswa juga akan dievaluasi, kalau IP di bawah 2,7 maka beasiswa dicabut. Karena itu, pentingnya keseriusan dan perencanaan studi yang matang. Jangan lalai,” pesan dia.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...

Exit mobile version