Home News Satgas Ingatkan Protokol Kesehatan saat Perayaan Maulid Nabi
News

Satgas Ingatkan Protokol Kesehatan saat Perayaan Maulid Nabi

Share
Satgas Sebut Vaksin Tidak Sepenuhnya Lindungi Masyarakat
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito
Share

POPULARITAS.COM – Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito meminta Pemda dan satgas daerah memastikan kegiatan-kegiatan perayaan dilakukan berpedoman dengan protokol kesehatan 3M.

Mengingat libur panjang dan cuti akhir pekan pada 28 Oktober hingga 1 November ini bertepatan dengan libur Maulid Nabi.

“Pemda juga harus berkomunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda),” jelas Wiku saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/10).

Wiku menyarankan penyelenggara untuk mengacu pedoman lanjutan dalam Surat Edaran Menteri Agama tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman di Masa Pandemi.

Peringatan Maulid Nabi di tanah air sendiri sudah menjadi budaya kuat. Selama ini berbagai daerah melakukan gelar budaya dalam perayaan ini.

Yogyakarta misalnya, melakukan Grebeg Maulud. Sri Sultan Hamengkubuwono memberikan santapan yang sudah diberkati dalam bentuk gunungan dan masyarakat menyambut dengan mengambilnya.

Sedangkan di Dusun Sukarejo, Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Madiun, melakukan Sebar Udikan. Acara ini uang koin warisan nenek moyang disebar di halaman. Kerumunan untuk berebut koin pun terjadi dalam perayaan ini.

Selain itu ada juga arak-arakan replika Perahu Pinisi yang dihiasi dengan kain dan sarung. Berbagai makanan khas juga disimpan dalam perahu itu.

Acara ini sendiri disambut masyarakat yang ikut mengusung dan menyambut perahu itu sebagai peringatan masuknya Islam.

Berbagai daerah memiliki perayaan-perayaan yang hampir serupa.

Intinya Wiku berpesan agar Pemda juga harus berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pengelola hotel, pengelola tempat wisata, pelaku usaha dan pihak-pihak lain yang dirasa perlu.

Hal ini penting untuk menyesuaikan karakteristik masing-masing daerah dalam rangka pencegahan Covid-19 dan penegakan disiplin protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

“Terkait upaya pengawasan dan upaya penegakan disiplin protokol kesehatan, Pemda harus mengoptimalkan peran Satgas Penanganan Covid-19 di daerah sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri,” kata Wiku.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version