POPULARITAS.COM -Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026-2031 mulai bergulir. Sayuti Achmad resmi melakukan pendaftaran bakal calon Ketua PWI Aceh melalui kuasanya, Hendro Saky yang juga merupakan Ketua JMSI Aceh.
Pendaftaran dimulai dengan pengambilan formulir di markas PWI Aceh, di Banda Aceh, Selasa, 6 Oktober 2026. Kedatangan Hendro Saky dan rombongan diterima Sekretaris Steering Committee (SC) Konferprov PWI Aceh, Iranda Novandi, bersama Imran Joni selaku Pokja Verifikasi Calon dan Ketua Organizing Committee (OC), Nazar Ahadi.
Sekretaris SC Konferprov PWI Aceh, Iranda Novandi, menyampaikan bahwa setiap bakal calon perlu memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan panitia. Salah satu persyaratan yang menjadi perhatian adalah dukungan minimal 10 persen anggota biasa PWI Aceh yang harus tersebar sedikitnya di lima kabupaten/kota.
Berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang disampaikan panitia, jumlah pemilih dalam Konferprov PWI Aceh berada di kisaran 320 orang. Dengan jumlah tersebut, dukungan minimal 10 persen setara dengan sekitar 32 anggota biasa PWI Aceh.
Iranda mengingatkan para bakal calon agar melengkapi seluruh dokumen dan persyaratan pencalonan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia. “Untuk diketahui saat ini sudah ada tiga bakal calon yang telah mengambil berkas formulir pendafran, yakni Muhammad Saman, Nasir Nurdin dan hari ini Sayuti Achmad yang telah mengambil formulir,” jelasnya.
Sementara itu, Hendro Saky mengatakan Sayuti Achmad belum dapat hadir secara langsung dalam pengambilan formulir tersebut. Namun, ia menyebut Sayuti dijadwalkan hadir pada tahapan pendaftaran berikutnya.
“Sayuti belum bisa hadir, insyaallah untuk pendaftaran akan datang,” kata Hendro. Namun Hendro memastikan seluruh persyaratan yang ditetapkan panitia akan disampaikan kepada Sayuti untuk dipersiapkan dalam tahapan selanjutnya.
Hendro menegaskan dirinya bersedia mewakili Sayuti Achmad dalam proses awal pengambilan formulir tersebut. Ia juga menyampaikan optimisme terhadap langkah pencalonan Sayuti dalam Konferprov PWI Aceh. “Kami mendaftarkan untuk menang,” kata Hendro.
Ia menambahkan, kesediaannya menjadi kuasa Sayuti juga tidak terlepas dari hubungan organisasi antara PWI dan JMSI yang selama ini menjadi bagian dari komunikasi antarlembaga pers.


Leave a comment